Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Sunday, May 31, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Gantikan KRD Sementara, KAI Commuter Operasikan Kereta Ekonomi untuk Dongkrak Kapasitas di Surabaya

Must read

Surabaya, wartapoint – KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya melakukan penyesuaian operasional sarana pada sejumlah rute layanan Commuter Line Jenggala dan Commuter Line Arjonegoro per Mei 2026. Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran operasional sekaligus meningkatkan kapasitas angkut bagi masyarakat pengguna transportasi kereta api di Jawa Timur.

​VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa penyesuaian rangkaian sarana ini bersifat sementara waktu. Kebijakan tersebut diambil menyusul adanya pelaksanaan program perawatan besar (overhaul) atau konservasi pada armada Kereta Rel Diesel (KRD).

​”Agar mobilitas masyarakat tetap terlayani dengan optimal selama proses perawatan berlangsung, KAI Commuter mengalihkan rangkaian KRD menjadi rangkaian kereta yang ditarik lokomotif dengan formasi Kereta Ekonomi (K3),” ujar Karina dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/5/2026).

​Kapasitas Penumpang Meningkat Signifikan

​Pengalihan ke formasi Kereta Ekonomi (K3) ini diterapkan pada dua layanan utama, yaitu:

  • Commuter Line Jenggala (relasi Babat/Indro – Surabaya/Mojokerto/Sidoarjo)
  • Commuter Line Arjonegoro (relasi Bojonegoro/Babat – Surabaya/Sidoarjo)

​Karina menambahkan, pengalihan sarana ini membawa dampak positif langsung terhadap kapasitas tampung operasional kereta. Sebagai perbandingan, sarana Kereta Rel Diesel Indonesia (KRDI) yang digunakan sebelumnya hanya menyediakan 64 tempat duduk per kereta. Sementara itu, sarana Kereta Ekonomi K3 pengganti menyediakan hingga 106 tempat duduk per kereta.

Jenis SaranaKapasitas Tempat Duduk per KeretaFasilitas Tambahan
KRD Lama (KRDI)64 tempat duduk
Ekonomi K3 (Baru)106 tempat dudukToilet di setiap kereta

“Jumlah tempat duduk yang disediakan kini lebih banyak. Hal ini diharapkan mampu mengakomodasi tingginya minat masyarakat serta memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna layanan Commuter Line,” kata Karina.

​Aturan Tiket dan Imbauan Pengguna

​Meski terjadi perubahan formasi sarana, KAI Commuter memastikan sistem penjualan tiket tetap diatur sesuai dengan ketentuan eksisting. Okupansi penjualan tiket untuk Commuter Line Arjonegoro ditetapkan sebesar 120 persen dari kapasitas tempat duduk, sedangkan untuk Commuter Line Jenggala dibatasi maksimal 150 persen.

​KAI Commuter juga memastikan bahwa proses perawatan besar sarana KRD dilakukan secara terukur dan penuh ketelitian demi menjamin keselamatan aspek pengereman serta teknis lainnya sebelum armada tersebut siap beroperasi penuh kembali.

​Untuk kenyamanan perjalanan, pihak KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna agar merencanakan perjalanan dengan baik. Masyarakat dapat memesan tiket secara daring melalui aplikasi Access by KAI mulai H-7 sebelum keberangkatan. Pengguna juga diingatkan untuk senantiasa menjaga barang bawaan serta mendampingi putra-putri mereka selama di dalam perjalanan. (Armand)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article