Surabaya, wartapoint – Pemerintah Kota Surabaya resmi melepas keberangkatan kontingen Persatuan Unit-unit Reog Surabaya (Purbaya) untuk berlaga dalam Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI di Kabupaten Ponorogo. Pelepasan yang berlangsung pada Jumat (12/6/2026) ini menandai kesiapan penuh seniman Kota Pahlawan dalam memperebutkan Piala Presiden pada ajang tahunan yang kali ini mengusung tema “Reogvolution”.
Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Asisten I Pemerintah Kota Surabaya, Mohammad Fikser. Langkah ini menegaskan komitmen dan dukungan penuh otoritas kota terhadap upaya pelestarian serta diplomasi seni tradisional di tingkat nasional.
”Pemerintah Kota Surabaya memberikan dukungan penuh kepada Purbaya. Kami berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Kota Surabaya,” ujar Fikser saat melepas kontingen.
Strategi Kebudayaan dan Fasilitas Daerah
Menurut Fikser, keikutsertaan Purbaya dalam FNRP XXXI bukan sekadar urusan menang-kalah dalam kompetisi, melainkan bagian dari strategi kebudayaan daerah. Pemkot Surabaya memandang seni reog sebagai aset budaya komunal yang harus terus diperkenalkan ke khalayak luas.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap ekosistem pelestari budaya, Pemkot Surabaya menyampaikan terima kasih kepada para tokoh masyarakat Ponorogo dan tokoh reog di Surabaya yang telah konsisten mewadahi para seniman. Ke depan, pemkot juga berkomitmen menyediakan fasilitas fisik demi menunjang regenerasi seniman tradisional.
”Ke depannya, pemerintah kota juga akan memfasilitasi Purbaya dengan gedung serbaguna milik pemerintah kota di MERR, yang bisa dipakai secara rutin untuk pelatihan,” ungkap Fikser.
Purbaya sendiri berada di bawah binaan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Surabaya. Perhatian besar ini tidak lepas dari visi Wali Kota Surabaya, yang sebelumnya telah menerima anugerah sebagai kepala daerah pemerhati budaya untuk reog pertama di Indonesia. Di luar daerah asalnya, Ponorogo, Surabaya tercatat sebagai salah satu kota yang paling intensif memunculkan reog sebagai tampilan seni utama dalam berbagai acara resmi.
Persiapan Matang dan Karakter Pesisiran
Menghadapi tensi persaingan yang ketat di Ponorogo, Ketua Purbaya Budi Sutrisno mengungkapkan bahwa seluruh personel telah menjalani pematangan materi pertunjukan dan latihan intensif selama lebih dari dua bulan. Pihaknya pun menargetkan minimal mampu menembus nominasi lima besar nasional.
”Kami telah berlatih secara serius selama lebih dari dua bulan. Dengan dukungan dari Pemkot Surabaya dan kerja keras seluruh anggota, kami optimistis dapat memberikan penampilan terbaik dan meraih hasil yang membanggakan,” tutur Budi.
Optimisme senada ditekankan oleh Pembina Purbaya, Sugiri Heru Sangoko. Ia meminta para pemain tampil lepas, gagah, dan menunjukkan karakter petarung khas Kota Pahlawan tanpa rasa canggung di atas panggung festival. Selain mendatangkan pelatih terbaik, kesiapan mental juga menjadi fokus utama tim menjelang keberangkatan.
Selain membawa misi kompetisi, kontingen Surabaya mengemban misi diplomasi budaya untuk memperkenalkan identitas reog khas pesisiran—sebuah corak unik yang berkembang di lingkungan komunitas seniman ibu kota Jawa Timur.
Iming-iming Bonus Rp 100 Juta
Sebagai bentuk suntikan motivasi dan apresiasi atas keringat para seniman, pihak pembina bersama jajaran pemkot telah menyiapkan skema bonus bagi kontingen. Jika Purbaya berhasil merebut Juara 1, Wali Kota Surabaya secara khusus telah menyiapkan apresiasi finansial yang terbilang besar.
”Pak Wali Kota memberikan bonus 100 juta untuk tim Purbaya bila juara 1. Ada pula bonus-bonus lain yang disiapkan untuk menyemangati tim. Mudah-mudahan di Festival Reog Nasional di Ponorogo ini, tim Surabaya bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” pungkas Fikser.
FNRP sendiri merupakan bagian dari perayaan Grebeg Suro yang menjadi barometer utama sekaligus kiblat perkembangan seni reog di tanah air. Ajang tahunan ini selalu sukses menyedot partisipasi puluhan kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia. (Sigit Santoso)





