Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Monday, June 15, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Apresiasi Pentas Seni MIM Dupan, Hidayat Kupas Tiga Kunci Utama Kesuksesan Madrasah

Must read

Surabaya, wartapoint – Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 28 Surabaya (MIM Dupan) sukses menggelar agenda tahunan Pentas Seni: Indahnya Warna Budaya Nusantara. Acara yang berlangsung meriah pada Ahad (14/6/2026) di Balai Teknik Sanitasi ini menjadi panggung kreativitas sekaligus pembuktian capaian prestasi madrasah.

​Kemeriahan acara tersebut turut dihadiri dan diapresiasi langsung oleh Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Lakarsantri Surabaya, Hidayat, S.T..

​Lompatan Prestasi dan Kepercayaan Masyarakat

​Dalam sambutannya, Hidayat menyampaikan rasa syukur dan kekaguman yang luar biasa atas perkembangan MIM Dupan yang sangat pesat. Ia menyoroti bagaimana madrasah ini bertransformasi dari keterbatasan di masa lalu hingga kini menjadi lembaga pendidikan yang diperhitungkan dan dipercaya oleh masyarakat luas.

“Luar biasa perkembangan MI Muhammadiyah 28 Surabaya ini. Kemajuannya sangat luar biasa, baik dari segi sarana maupun prasarana. Alhamdulillah, prestasi akademiknya pun membanggakan, di mana madrasah kita mampu menempati peringkat 24 dan 25 se-Kota Surabaya dari ratusan madrasah yang ada. Ini adalah capaian yang sangat disyukuri,” ujarnya.

​Dampak dari prestasi tersebut terlihat nyata pada lonjakan jumlah siswa baru. Dari yang awalnya meluluskan satu kelas berisi 35 siswa, MIM Dupan kini kebanjiran pendaftar hingga mencapai 69 siswa baru untuk tahun ajaran mendatang, yang memaksa pihak madrasah membuka hingga 3 kelas baru.

​Tiga Kunci Kesuksesan Lembaga Pendidikan

​Lebih lanjut, Hidayat mengupas tiga faktor utama (three in one) yang menjadi rahasia di balik kesuksesan dan pesatnya kemajuan yang diraih oleh MIM Dupan:

  • Pertama, Kepala Madrasah yang Visioner: Kepemimpinan yang kuat, inovatif, dan penuh semangat dari Kepala MIM Dupan, Rohim, M.Pd., dinilai menjadi motor penggerak utama perubahan.
  • Kedua, Dedikasi para Guru dan Karyawan: Keikhlasan serta kerja keras segenap tenaga pendidik dalam mengajar dan membimbing siswa secara telaten.
  • Ketiga, Dukungan Penuh Wali Murid: Kolaborasi, kepercayaan, serta sinergi yang harmonis dari para orang tua murid melalui Komite Sekolah dalam mendukung setiap program madrasah.

​Seni sebagai Penyeimbang Kecerdasan Anak

​Terkait tema pentas seni kebudayaan nusantara, Hidayat memberikan pandangan mendalam mengenai pentingnya mengasah kecerdasan emosional dan seni pada anak. Menurutnya, kecerdasan intelektual (IQ) yang tinggi harus diimbangi dengan kecerdasan emosional (EQ) yang baik agar anak-anak tidak tumbuh menjadi pribadi yang kaku atau egois.

“Anak-anak kita tidak hanya butuh pintar secara akademik. Lewat seni dan budaya seperti hari ini, perasaan mereka diasah agar memiliki empati, kelembutan hati, dan rasa kebersamaan. Inilah keseimbangan yang kita cari,” jelasnya. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article