Surakarta, wartapoint – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Kelurahan Joyotakan resmi mencapai target sempurna. Dandim 0735/Surakarta, Letkol Inf Arif Handoko Usman, S.H., turun langsung meninjau lokasi untuk memastikan kualitas hasil pekerjaan pada Selasa (10/03/2026).
Bertempat di kawasan Jl. Kahayan dan Jl. Karandan, Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, peninjauan ini menjadi momentum penting sebelum hasil pembangunan diserahterimakan sepenuhnya kepada masyarakat.
Sinergi Lintas Sektoral
Dalam kegiatan tersebut, Letkol Inf Arif Handoko Usman didampingi oleh jajaran unsur pimpinan kecamatan (Forkopimcam), di antaranya:
- Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo, S.Sos. (Danramil 03/Serengan)
- Tri Widada, S.STP., M.Si. (Camat Serengan)
- Bambang Kristianto, S.T. (Lurah Joyotakan)
Kehadiran para pejabat ini menegaskan bahwa keberhasilan TMMD bukan hanya kerja satu pihak, melainkan hasil kolaborasi solid antara TNI, Pemerintah Kota Surakarta, dan warga setempat.
Capaian Fisik dan Non-Fisik
Berdasarkan pantauan di lapangan, seluruh sasaran fisik telah rampung 100 persen. Dandim mengapresiasi ketepatan waktu dan kualitas pengerjaan yang dilakukan secara gotong royong.
”Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian pekerjaan, baik fisik maupun non-fisik, berjalan sesuai rencana. Laporan di lapangan menunjukkan progres sudah tuntas 100 persen, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh warga,” ujar Dandim di sela-sela kegiatannya.
Dampak Bagi Masyarakat
Dandim juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada personel TNI dan masyarakat yang telah bahu-membahu di lapangan. Dengan selesainya perbaikan infrastruktur di Jl. Kahayan dan Jl. Karandan, diharapkan:
- Aksesibilitas warga semakin mudah dan aman.
- Kenyamanan lingkungan meningkat, terutama dalam mendukung mobilitas harian.
- Kesejahteraan ekonomi lokal terdorong berkat infrastruktur yang lebih layak.
Program TMMD Sengkuyung ini kembali membuktikan bahwa semangat gotong royong adalah kunci utama dalam percepatan pembangunan di wilayah perkotaan maupun pedesaan. (Agus)





