Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Monday, June 15, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Padukan Budaya Lokal dan Karakter, RA Daarun Najah Gelar Akhirussanah dan Pentas Seni

Must read

Surabaya, wartapoint — Pendidikan anak usia dini menjadi fondasi krusial dalam mengenalkan jati diri bangsa sekaligus membentuk moralitas generasi masa depan. Semangat inilah yang melandasi Raudhatul Athfal (RA) Daarun Najah saat menggelar agenda Akhirussanah dan Pentas Seni pada Senin (15/6/2026).

​Acara pelepasan siswa tersebut berlangsung meriah di Ruang P8 Multifunction 2, Mal BG Junction, Surabaya. Dengan mengusung tema “Pesona Budaya Lokal, Generasi Berakhlak dan Berkarakter”, kegiatan ini menjadi panggung apresiasi bagi tumbuh kembang dan kreativitas para santri cilik.

​Nuansa kebudayaan terasa kental sejak awal acara. Mengenakan beragam pakaian adat nusantara dan atribut kelulusan, para siswa tampak antusias menampilkan potensi terbaik mereka, mulai dari hafalan surah pendek, tarian daerah, hingga unjuk bakat seni lainnya di hadapan para wali murid dan undangan.

​Menjaga Akar Budaya di Era Modern

​Kepala RA Daarun Najah, Nur Choiriyah, ST, menyampaikan bahwa pemilihan tema budaya lokal sengaja diambil sebagai langkah preventif dalam membentengi anak-anak dari derasnya arus digitalisasi dan budaya asing sejak usia dini.

​”Kami ingin anak-anak tumbuh dengan tidak melupakan akar budayanya sendiri. Melalui pentas seni ini, mereka belajar menghargai kekayaan tradisi lokal Indonesia dengan cara yang menyenangkan dan membekas dalam ingatan mereka,” ujarnya.

​Agenda Akhirussanah ini bukan sekadar seremoni kelulusan tahunan, melainkan refleksi dari proses pembelajaran holistik yang telah dilalui para siswa. Pihak sekolah memadukan kurikulum pendidikan Islam dengan penguatan nilai-nilai kebangsaan demi mencetak lulusan yang seimbang secara intelektual dan spiritual.

​Harapan bagi Generasi Berkarakter

​Lebih lanjut, Nur Choiriyah mengungkapkan harapan besarnya terhadap masa depan para alumni RA Daarun Najah yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI). Ia menekankan pentingnya sinergi lanjutan antara orang tua dan lembaga pendidikan berikutnya dalam menjaga pondasi akhlak yang telah ditanamkan.

“Harapan kami, lulusan RA Daarun Najah tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga menjadi generasi yang berakhlak mulia dan memiliki karakter yang kuat. Nilai-nilai sopan santun, kejujuran, dan kemandirian yang telah dipelajari di sini mudah-mudahan menjadi modal utama mereka untuk melangkah ke jenjang selanjutnya,” pungkasnya.

​Suasana haru dan bangga menyelimuti ruangan saat prosesi wisuda simbolis berlangsung. Antusiasme serta dukungan penuh dari para wali murid yang hadir membuktikan bahwa kolaborasi yang kuat antara pihak sekolah dan keluarga menjadi kunci utama keberhasilan pembentukan karakter anak di usia emas (golden age). (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article