Surabaya, wartapoint – Ring tinju Kejuaraan Tinju Amatir Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi saksi lahirnya talenta-talenta muda baru dari Kota Pahlawan. Salah satu kejutan manis datang dari El Barca, siswa kelas X-3 Putra SMA Muhammadiyah 10 (SMAMX) Surabaya, yang sukses naik podium dan membawa pulang predikat Juara 2.
Ajang bergengsi yang mempertemukan ratusan petinju muda berbakat se-Surabaya ini berlangsung dengan tensi tinggi sejak babak penyisihan. Namun, El Barca mampu mencuri perhatian penonton dan dewan juri melalui performanya yang impresif.
Di atas ring, ia tidak hanya mengandalkan kekuatan, tetapi juga kecerdasan taktis. Pukulan-pukulan kombinasi yang akurat dipadukan dengan pertahanan yang solid menjadi senjata utamanya dalam meredam agresivitas lawan. Meski harus puas menempati posisi runner-up setelah melewati partai final yang dramatis dan menguras energi, determinasi yang ditunjukkan El Barca menuai banyak apresiasi.
Buah Manis Sekolah Keberbakatan
Keberhasilan El Barca ini bukan sekadar keberuntungan instan, melainkan buah dari ekosistem pendidikan yang tepat. Prestasi ini kian menegaskan status SMAMX Surabaya sebagai Sekolah Keberbakatan dan Sekolah Olahraga.
Di saat sebagian institusi pendidikan masih berfokus kaku pada nilai-nilai akademik di dalam kelas, SMAMX mengambil langkah berbeda dengan memberikan ruang seluas-luasnya bagi passion non-akademik siswa. Melalui pembinaan yang terarah dan terstruktur, minat unik seperti olahraga baku hantam ini justru mampu dikonservasi menjadi prestasi yang membanggakan.
”Sinergi dan hubungan baik dari semua elemen inilah yang menjadi modal utama SMAMX dalam mengantarkan para siswanya menuju gerbang kesuksesan,” ujar Kepala Sekolah SMAMX.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja keras El Barca yang telah mengharumkan nama sekolah. Ucapan terima kasih juga mengalir deras untuk tim pelatih, para guru, hingga wali murid yang terus memberikan dukungan moral maupun material dari balik layar.
Membakar Semangat Siswa Lain
Prestasi dari atas ring tinju ini diharapkan tidak berhenti sebagai catatan di atas kertas saja. Momentum ini diharapkan mampu menjadi pemantik api semangat bagi seluruh siswa-siswi SMAMX lainnya agar tidak ragu dalam mengasah potensi diri, apa pun bidangnya.
Bagi SMAMX, setiap anak memiliki jalur suksesnya masing-masing, baik lewat jalur prestasi akademik maupun non-akademik seperti yang dibuktikan oleh El Barca. Kemenangan ini sekaligus menggemakan kembali jargon kebanggaan yang menjadi pembakar semangat mereka: Glory SMAMX! SMAMX sek, liyane ngko! (SMAMX dulu, yang lain nanti!). (Red)





