Surabaya, wartapoint – Menjelang puncak perayaan Milad ke-109 ’Aisyiyah, Pimpinan Daerah ’Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya menggelar rapat koordinasi terakhir bersama tim Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura). Pertemuan yang berlangsung hangat namun intens ini digelar di ruang BAU Umsura pada Jumat (3/7/2026) pagi pukul 10.00 WIB.
Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Milad, Etty Sunanti, M.Psi., didampingi Kepala BAU Umsura, Dr. Supatmi, S.Kep., Ns., M.Kes., selaku perwakilan dari pihak kampus. Mengingat padatnya agenda yang akan meluber pada puncak acara tanggal 5 Juli lusa, koordinasi ini menjadi krusial untuk memastikan seluruh aspek teknis berjalan tanpa hambatan.
”Karena banyaknya kegiatan yang akan dilakukan pada tanggal 5 Juli besok, maka kita harus merapatkan barisan. Kita tata dari hal yang paling kecil, mulai dari masalah MCK (sarana sanitasi) sampai persiapan dan kebutuhan talk show sebagai puncak acara,” tegas Etty.
Kemeriahan Pra-Acara: Senam Masal hingga Bazar Murah
Kemeriahan Milad ke-109 ini dipastikan akan menyedot perhatian ribuan warga. Pada sesi pra-acara, Senam Ceria Aisyiyah Hebat siap menghentak halaman kampus dengan melibatkan 1.000 ibu-ibu ’Aisyiyah se-Kota Surabaya. Agenda kebugaran ini dimotori langsung oleh tim Lembaga Budaya, Seni, dan Olahraga (LBSO). Tak hanya itu, panggung hiburan juga akan disemarakkan oleh penampilan seni dan kreasi dari anak-anak TK ’Aisyiyah serta ibu-ibu kader.
Untuk sektor ekonomi dan sosial, Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) bergerak cepat dengan menghadirkan dua program utama:
- Bazar Sembako Murah: Bekerja sama dengan Disperindag Kota Surabaya, panitia menyediakan 1.500 paket sembako murah untuk membantu masyarakat.
- Bazar Baju Layak Pakai: Pakaian sumbangan dari kader ’Aisyiyah yang telah disortir ketat oleh MEK akan dijual dengan harga sangat miring—paling mahal hanya Rp10.000. Seluruh hasil penjualan ini nantinya dialokasikan untuk kegiatan amal.
- Bazar UMKM ’Aisyiyah: Menyediakan aneka produk makanan dan minuman khas yang bisa dinikmati pengunjung sembari menonton acara atau dibawa pulang sebagai buah tangan.
Sinergi Layanan Kesehatan Gratis Lintas Sektor
Sektor kesehatan menjadi salah satu pilar utama dalam perayaan Milad kali ini. Ketua Majelis Kesehatan PDA Surabaya, Ardiani Vica, memastikan pihaknya telah membangun sinergi yang kuat dengan berbagai instansi untuk menghadirkan Bakti Sosial Kesehatan bagi seluruh peserta dan masyarakat umum.
Layanan kesehatan yang dapat diakses secara gratis meliputi:
- Apotik Pahala: Membuka layanan pemeriksaan gratis menggunakan media resonansi yang mampu mendeteksi 30 jenis penyakit, lengkap dengan sesi konsultasi medis.
- Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya: Menyediakan pemeriksaan kesehatan umum, pelayanan fisioterapi, serta terapi infrared.
- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya: Turut berpartisipasi membuka lapak Cek Kesehatan Gratis (CKG) tanpa batasan kuota kupon, dengan syarat pengunjung cukup membawa fotokopi KTP.
Pesan Ketua PDA Kota Surabaya
Menutup persiapan besar ini, Ketua PDA Kota Surabaya, Alifah Hikmawati, menyampaikan apresiasi terdalamnya kepada seluruh elemen yang terlibat. Ia berharap kekompakan ini menjadi modal utama suksesnya acara.
“Bismillah, semoga acara Milad ‘Aisyiyah ke-109 bisa berjalan lancar dan sesuai dengan harapan. Kami Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Surabaya mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kerja kompak seluruh Panitia Milad. Untuk semuanya, jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan,” pesannya.
Dengan koordinasi yang matang dan semangat gotong royong yang kuat, Milad ke-109 ’Aisyiyah di Umsura siap menjadi momentum syiar yang tidak hanya meriah, tetapi juga membawa kemaslahatan nyata bagi warga Kota Pahlawan. (Mom Yayuk/yupan)





