
Surakarta, wartapoint – Pemerintah Kota Surakarta bersama Kodim 0735/Surakarta resmi memulai Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026. Peresmian ini ditandai dengan digelarnya Upacara Pembukaan di lapangan SMP Negeri 22, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, pada Rabu (15/7/2026).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Wali Kota Surakarta, Ibu Astrid Widayani, S.S., S.Sos., M.B.A, secara resmi membuka program lintas sektoral ini. Kegiatan pembangunan terpadu tersebut dijadwalkan berlangsung selama hampir satu bulan, terhitung mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.
Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Upacara pembukaan berlangsung dengan tertib dan khidmat. Momen ini menjadi bukti nyata solidnya sinergi antara jajaran TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah perkotaan.
Turut hadir dalam upacara tersebut:
- Dandim 0735/Surakarta, Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H. beserta jajaran.
- Unsur Forkopimda Kota Surakarta.
- Personel TNI-Polri.
- Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan Serengan.
- Tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Sasar Pembangunan Fisik dan Pemberdayaan Non-Fisik
Pada tahap ketiga tahun ini, program TMMD Sengkuyung difokuskan di kawasan Makam Bergolo, yang mencakup wilayah RW 02 dan RW 06 Kelurahan Serengan. Program ini mengombinasikan dua sasaran utama untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat:
1. Sasaran Fisik (Infrastruktur)
- Perbaikan dan pengecoran saluran air sepanjang 97 meter dengan tinggi 1,5 meter.
- Pavingisasi jalan lingkungan dengan volume 97 meter x 4 meter.
2. Sasaran Non-Fisik (Pemberdayaan)
- Penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara.
- Edukasi di bidang kesehatan masyarakat.
- Sosialisasi keamanan dan ketertiban lingkungan (Kamtibmas).
- Program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
”Melalui pembangunan fisik dan non-fisik ini, program TMMD diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan warga, sekaligus memperkuat kemanunggalan yang kokoh antara TNI dan rakyat,” ujar perwakilan pelaksana di lapangan.
Peninjauan Lapangan dan Pengecoran Simbolis
Usai memimpin upacara, Wakil Wali Kota Surakarta bersama Dandim 0735/Surakarta dan rombongan Forkopimda langsung bergerak menuju lokasi peninjauan di kawasan Makam Bergolo.
Sebagai simbol dimulainya kerja bakti massal ini, Ibu Astrid Widayani dan Letkol Inf Arief Handoko Usman melakukan pengecoran pertama secara simbolis. Peninjauan langsung ini dilakukan untuk memastikan seluruh kesiapan personel maupun material, sehingga program dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat instan bagi warga sekitar. (Agus)





