
Surabaya, wartapoint – SD Muhammadiyah 3 Surabaya (SD Mudiga) merayakan Milad ke-64 pada Senin, 3 Agustus 2026. Mengusung tema “64 Tahun Mudiga Menginspirasi: Mewujudkan Generasi Qurani Berprestasi dan Berkemajuan”, peringatan yang digelar di halaman sekolah tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Momen bersejarah perjalanan sekolah yang berdiri sejak tahun 1962 ini mendapat apresiasi khusus dari Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tambaksari Surabaya, Drs. H. Suba’i Mustalim, M.Pd.I.
Usia Matang sebagai Cermin Kedewasaan Manajemen
Dalam pesannya, Drs. H. Suba’i Mustalim menyampaikan bahwa usia 64 tahun merupakan usia yang sangat matang bagi sebuah lembaga pendidikan. Kedewasaan usia ini diharapkan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas dan profesionalisme pengelolaannya.
“Usia yang sudah 64 tahun ini hendaknya menjadi cermin kedewasaan dalam seluruh tata kelola dan manajemen sekolah. Meski persaingan sekolah saat ini semakin ketat, SD Mudiga terbukti tetap menjadi pilihan utama masyarakat dan wali murid, baik dari TK Muhammadiyah maupun sekolah umum,” ujarnya.
Ia pun menuturkan, keberhasilan SD Mudiga mempertahankan kepercayaan publik tidak lepas dari nilai tambah yang terus ditawarkan, seperti peningkatan kualitas sarana fisik/gedung, keunggulan program pencetak generasi berprestasi, serta program keagamaan khusus seperti tahfiz Al-Qur’an.
Pentingnya Sinergi dan Publikasi Digital
Untuk menjaga performa sekolah agar tetap berada di jajaran papan atas sekolah unggulan di Kota Surabaya, PCM Tambaksari menekankan tiga poin penting bagi seluruh jajaran kepala sekolah, guru, dan staf, diantarnya:
- Penguatan Kebersamaan & Manajemen Rapi: Menjaga kekompakan internal serta tata kelola yang transparan dan akuntabel.
- Koordinasi Berkelanjutan: Memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) serta Majelis Dikdasmen.
- Gencarkan Publikasi Media Sosial: Menggemakan setiap prestasi dan kegiatan positif sekolah ke khalayak luas.
Suba’i menegaskan pentingnya adaptasi media di era digital saat ini. Menurutnya, program sebagus apa pun tidak akan berdampak maksimal jika tidak dipublikasikan dengan baik.
“Di era sekarang, sebaik apa pun kegiatan sekolah, kalau tidak ditulis dan disebarluaskan ke media sosial, maka nyaris tidak terdengar oleh masyarakat. Karena itu, kreasikan dan gelorakan semua program sekolah sebagai ajang promosi yang efektif,” tegasnya.
Terus Bersyukur dan Berkemajuan
Menutup penyampaiannya, Suba’i mengajak seluruh keluarga besar SD Muhammadiyah 3 Surabaya untuk senantiasa bersyukur atas perjalanan panjang 64 tahun ini dan terus bekerja tekun demi mewujudkan pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan. (yupan)





