Bukan Cuma Saat Lomba, Tapak Suci Sambikerep Gembleng Kedisiplinan Siswa Lewat “Family Gathering”

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Perguruan Pencak Silat Tapak Suci Cabang 128 Sambikerep menggelar kegiatan Family Gathering di Villa Permata Biru, Prigen, pada Sabtu-Ahad (15-16/8/2026). Agenda ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum penting untuk menanamkan nilai karakter, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab kepada para siswa.

​Salah satu agenda utama diisi oleh Sultan Abdillah pada sesi kedua melalui materi bertajuk Together We Grow, Stronger Together. Dalam paparannya, Sultan menegaskan bahwa kekuatan sebuah tim tidak hanya diukur dari kemampuan fisik dan raihan medali, melainkan dari kebersamaan, komunikasi, akhlak, adab, serta kedisiplinan.

​Ia menyoroti pentingnya membangun kedisiplinan secara konsisten dalam latihan harian, bukan hanya mendadak rajin saat mendekati agenda kejuaraan.

​”Jangan sampai siswa hanya rajin hadir ketika sudah mendekati pertandingan. Justru kedisiplinan itu harus dibangun dari latihan rutin. Kalau latihan saja masih sering datang terlambat, bagaimana kita bisa membangun kesiapan dan tanggung jawab untuk sebuah pertandingan?” ujar Sultan.

​Menurut Sultan, kehadiran rutin dan tepat waktu merupakan bentuk komitmen paling mendasar dari seorang pesilat terhadap diri sendiri, tim, dan perguruan.

​Ia juga merinci empat poin utama dalam membentuk karakter pesilat:

  • ​Datang tepat waktu saat latihan.
  • ​Mengikuti seluruh proses latihan dengan sungguh-sungguh.
  • ​Menghargai pelatih dan sesama rekan.
  • ​Bertanggung jawab terhadap kewajiban yang telah ditetapkan.

​Selain disiplin pribadi, materi ini menekankan pentingnya saling mendukung dalam tim. Para siswa didorong untuk mengikis sikap individualistis dan membangun rasa kekeluargaan yang solid.

​Sesi yang berlangsung interaktif ini mendapat respons antusias dari para peserta. Diskusi aktif yang terbangun menunjukkan tingginya kesadaran siswa bahwa penguasaan teknik dan fisik harus berjalan selaras dengan kekuatan karakter.

​Sultan memungkas, prestasi memang target yang penting, namun proses mencapainya harus dilandasi adab dan kedisiplinan. Melalui kegiatan ini, Tapak Suci Sambikerep berharap nilai-nilai tersebut terus melekat pada diri siswa, baik di tempat latihan maupun saat bertanding di arena. (Maya)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article