Semai Semangat Qur’ani, MI Muhammadiyah 25 Surabaya Gelar Tasmi’ Juz 29 dan 30 di Baitul Huffadz

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Semangat melestarikan dan mencintai Al-Qur’an terus dipupuk di MI Muhammadiyah 25 Surabaya. Melalui Program Tahfidz Baitul Huffadz, madrasah menggelar kegiatan Tasmi’ Juz 29 dan 30 secara bergilir pada Kamis (27/8/2026).

​Agenda rutin ini dirancang untuk menguji kelancaran, ketelitian, serta melatih keberanian para santri dalam menjaga hafalan di hadapan guru dan teman sebayanya. Pada kesempatan kali ini, giliran Muhammad Uwais Al Qorny dan Almaqhvira Keysha Putri yang tampil melantunkan ayat-ayat suci di hadapan para hadirin.

​Pembiasaan Konsisten dan Deretan Prestasi

​Program Baitul Huffadz berjalan secara konsisten setiap Senin hingga Jumat pukul 06.00–08.00 WIB. Konsistensi pembiasaan ini terbukti melahirkan berbagai capaian membanggakan dari para siswa:

  • ​Almaqhvira Keysha Putri: Berhasil menuntaskan tes hafalan 6 juz sekaligus (Juz 1, 2, 3, 28, 29, dan 30) pada tes tahfidz periode Juli lalu.
  • ​Shireen Almeera (Kelas 1): Penerima beasiswa awal semester ini sukses menuntaskan hafalan Juz 30 pada kegiatan Open Class Tahfidz.
  • ​Apresiasi Beasiswa: Sebanyak 20 siswa mendapatkan beasiswa awal dan lanjutan sebagai bentuk motivasi atas kedisiplinan serta pencapaian target hafalan mereka.

​Membentuk Karakter “Madrasah Hebat Beradab”

​Wakil Kepala MI Muhammadiyah 25 Surabaya, Ustadz Aksar Wiyono, M.Pd.I, menegaskan pentingnya program ini bagi tumbuh kembang mental dan spiritual peserta didik.

“Kami berharap Baitul Huffadz tidak hanya melahirkan anak-anak yang hafal Al-Qur’an, tetapi juga yang mencintai, memahami, dan mengamalkannya. Tasmi’ ini menjadi sarana melatih keberanian, kedisiplinan, serta tanggung jawab terhadap hafalan mereka,” jelas Ustadz Aksar.

​Manfaat positif tersebut dirasakan langsung oleh Hammam, peserta yang telah tiga tahun bergabung dalam program ini. Ia mengaku bimbingan para guru dan rutinitas harian membuatnya semakin percaya diri dan terbiasa menjaga hafalan.

​Sinergi Orang Tua dan Rangkaian Kegiatan Terstruktur

​Keberhasilan program ini tak lepas dari peran serta orang tua. Ibunda Zidny, salah satu wali murid, menyampaikan rasa syukurnya melihat dorongan positif pada diri sang anak. Menurutnya, motivasi utama adalah membiasakan anak dekat dengan Al-Qur’an, sementara beasiswa menjadi apresiasi tambahan yang disyukuri.

​Program Baitul Huffadz diselenggarakan dengan struktur kegiatan yang rapi dan terukur:

  • ​Harian & Bulanan: Pembiasaan hafalan rutin setiap pagi dan Tasmi’ 2 juz setiap bulan.
  • ​Evaluasi Semesteran: Tes evaluasi beasiswa awal dan lanjutan pada bulan Juli dan Januari.
  • ​Agenda Tahunan: Kegiatan Tadabbur Alam serta ikutserta dalam Wisuda Tahfidz K3S untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna.

​Melalui Baitul Huffadz, MI Muhammadiyah 25 Surabaya terus berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, namun juga memiliki kedekatan mendalam dengan Al-Qur’an dan berakhlak mulia. (Siti Islaha)

#beritanasional #indonesia #jawatimur #surabaya #muhammadiyah #sekolah

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article