SD Muhammadiyah 2 Surabaya Gelar Manasik Haji di Asrama Haji Sukolilo

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — SD Muhammadiyah 2 Surabaya menggelar kegiatan Pekan Praktik Manasik Haji bagi para siswanya di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Kamis (5/11/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 13.00 WIB ini mengusung tema “Dengan Manasik, Haji Mabrur Impianku”.

​Program ini diselenggarakan sebagai upaya memberikan pengalaman belajar kontekstual sekaligus menanamkan pemahaman ibadah haji serta karakter Islami kepada para siswa sejak dini.

​Selama kegiatan, para siswa tampak antusias mengikuti seluruh tahapan simulasi ibadah haji. Mereka mempraktikkan langsung beragam rangkaian ritual, mulai dari mengenakan pakaian ihram, melafalkan talbiyah, wukuf, mabit, melempar jumrah, hingga pelaksanaan tawaf dan sa’i.

​Bimbingan Langsung Praktisi Haji

​Seluruh rangkaian simulasi berada di bawah pendampingan dan bimbingan langsung Ustadz Moch. Ismul Muchlis. Beliau merupakan pengurus Divisi Umrah KBIHU Muhammadiyah Surabaya yang juga bertugas sebagai Petugas Ibadah Haji tahun 2026 Kloter 90 (jamaah asal Situbondo dan Jember), sekaligus pengajar Bahasa Arab di MI Muhammadiyah 27.

​Ustadz Ismul menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para siswa sepanjang kegiatan berlangsung. Menurutnya, praktik langsung memberikan dampak pemahaman yang jauh lebih kuat dibandingkan sekadar teori di dalam kelas.

​”Saya merasa senang dan bahagia bisa membimbing anak-anak SD Muhammadiyah 2 Surabaya dalam kegiatan manasik haji ini. Semoga melalui praktik secara langsung, anak-anak semakin memahami tata cara ibadah haji, tumbuh kecintaan terhadap agama, serta memiliki cita-cita untuk kelak menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci,” ujar Ustadz Ismul.

​Pembelajaran Kontekstual dan Pembentukan Karakter

​Kepala SD Muhammadiyah 2 Surabaya, Muhammad Agus Zaki Fanani, menegaskan pentingnya pembelajaran berbasis pengalaman (learning by doing) bagi anak-anak. Menurutnya, manasik haji merupakan sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai keislaman secara nyata.

​Ia berharap kegiatan ini tidak hanya membentuk karakter murid yang religius, disiplin, dan mandiri, tetapi juga menumbuhkan motivasi spiritual dalam diri mereka sejak kecil.

​”Harapan kami, anak-anak tidak sekadar mengetahui urutan pelaksanaan ibadah haji, tetapi juga memahami makna dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Semoga kegiatan ini menjadi bekal pembelajaran yang bermanfaat, menumbuhkan kerinduan untuk mengunjungi Baitullah, serta menjadi doa dan cita-cita mereka agar kelak dapat menunaikan ibadah haji dengan sempurna,” kata Agus.

​Melalui agenda Pekan Praktik Manasik Haji ini, SD Muhammadiyah 2 Surabaya berkomitmen untuk terus menghadirkan metode pembelajaran yang interaktif dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. (Indira)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article