Berpulang Sang Pembimbing, Tertinggal Jejak Kebaikan dan Keteladanan

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — Kabar duka mendalam menyelimuti keluarga besar MI Muhammadiyah 25 Surabaya. Drs. H. Muhammad Shohib, M.M., sosok penasihat, pembimbing, sekaligus penggerak kemajuan madrasah, berpulang ke rahmatullah pada Jumat (28/8/2026) pukul 06.35 WIB dalam usia 67 tahun.

​Almarhum yang menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) serta Pendidikan Non-Formal (PNF) PCM Kenjeran dikenal sangat dekat dengan para pendidik. Sepanjang hayatnya, almarhum konsisten memberikan arahan, perhatian, dan dukungan penuh demi peningkatan mutu pendidikan di MI Muhammadiyah 25 Surabaya.

​Pelaksanaan Salat Gaib dan Doa Bersama

​Sebagai bentuk penghormatan terakhir, seluruh ustadz, ustadzah, dan para siswa MI Muhammadiyah 25 Surabaya menggelar salat gaib berjamaah. Ibadah tersebut dipimpin langsung oleh Kepala MI Muhammadiyah 25 Surabaya, Ustadz Ferry Rismawan.

​Sebelum ibadah dimulai, Ustadz Ferry memberikan bimbingan mengenai tata cara salat gaib serta mengajak seluruh jamaah meniatkan doa terbaik bagi almarhum.

​Mengenang Sosok Teladan dan Dermawan

​Duka mendalam dan rasa tak percaya menyelimuti para guru serta pengurus madrasah, mengingat dedikasi almarhum yang tak pernah surut hingga akhir hayatnya.

  • ​Ustadz Ferry Rismawan (Kepala MI Muhammadiyah 25 Surabaya): ​”Rasanya begitu cepat. Baru kemarin kami masih bersama, bercanda, dan bertukar pikiran. Hari ini beliau sudah dipanggil oleh Allah SWT. Beliau sosok yang sangat royal dalam kebaikan dan senang berbagi. Banyak nasihat serta perhatian beliau yang menjadi bekal kami dalam menjalankan amanah di madrasah.”

Kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi keluarga besar Muhammadiyah, khususnya di wilayah PCM Kenjeran. Meski kini sang pembimbing telah tiada, jejak perjuangan, kebaikan, dan keteladanan yang diukir almarhum selama 67 tahun akan terus hidup dalam ingatan.

​Keluarga besar MI Muhammadiyah 25 Surabaya menyampaikan duka cita mendalam. Doa tulus dipanjatkan agar almarhum diampuni segala dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. (Siti Islaha)

#beritanasional #indonesia #jawatimur #surabaya #muhammadiyah #sekolah

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article