
Surabaya, wartapoint — Di sela padatnya agenda ilmiah kelas dunia, dua siswa SMA Muhammadiyah 10 Surabaya (SMAMX) menunjukkan kepedulian terhadap warisan budaya nusantara. Anas Audah (kelas XI ST) dan Panji Tegar Wikantama (kelas XII Shum) menyempatkan diri menyaksikan pertunjukan Tari Kecak di Pantai Pandawa, Bali, Ahad (6/9/2026).
Kehadiran kedua pelajar tersebut di Bali merupakan bagian dari keikutsertaan mereka dalam forum riset internasional 16th International Conference of the Integrated Disaster Risk Management (IDRiM) 2026. Meski disibukkan dengan agenda konferensi kebencanaan, Anas dan Panji sengaja meluangkan waktu untuk menikmati serta melestarikan seni pertunjukan lokal secara langsung.
Bagi keduanya, menyaksikan Tari Kecak di panggung terbuka Pantai Pandawa memberikan sensasi dan pengalaman yang belum pernah mereka dapatkan sebelumnya melalui media visual maupun buku pelajaran.
”Baru kali ini lihat langsung, ternyata beda banget rasanya dibanding lihat di video. Gerakannya, suaranya yang khas, sampai ekspresi penarinya, semua kerasa detail banget,” ungkap Anas usai pertunjukan.
Senada dengan Anas, Panji mengaku terkesan dengan pertunjukan yang berlangsung selama satu jam tersebut. Menurutnya, pengalaman ini memicu minat untuk mempelajari ragam budaya Indonesia lebih dalam.
”Satu jam tapi nggak kerasa, soalnya keren banget. Jadi pengin belajar lebih dalam soal budaya-budaya daerah lain, nggak cuma yang dari Jawa,” tutur Panji.
Inisiatif kedua siswa ini mendapat apresiasi positif dari pihak sekolah. Wakil Kepala Kesiswaan SMAMX, Alfianur Rizal, menegaskan bahwa keikutsertaan siswa di ajang internasional harus seimbang dengan pemahaman nilai-nilai kebudayaan.
”Ini bagian dari pembelajaran di luar kelas yang justru penting. Siswa nggak cuma dituntut pintar riset dan presentasi di forum internasional, tapi juga perlu peka dan terbuka terhadap budaya daerah lain. Itu nilai yang nggak kalah pentingnya,” tegas Alfi.
Perjalanan Anas dan Panji dari panggung presentasi ilmiah IDRiM 2026 hingga pelataran tari sakral Pantai Pandawa membuktikan bahwa generasi muda mampu menyelaraskan wawasan global dengan rasa cinta terhadap tradisi lokal. (Azmi/yupan)
#beritanasional #indonesia #jawatimur #sekolahkreatif #muhammadiyah





