Kunjungan Silaturahim Majelis Kesejahteraan Sosial PDA Kota Surabaya ke LKSA ’Aisyiyah Putri Yogyakarta

Must read

- Advertisement -

Yogyakarta, wartapoint — Menyengatnya terik udara siang pada Ahad (13/9/2026) tidak menyurutkan semangat rombongan ibu-ibu ‘Aisyiyah. Usai menempuh perjalanan dan berjalan kaki dari terminal kecil menuju lokasi, rombongan Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya bersama Amal Usaha ‘Aisyiyah (AUA) dan MKS Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) se-Kota Surabaya tiba di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) ’Aisyiyah Putri Yogyakarta.

​Setibanya di lokasi yang dikelola oleh Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) DI Yogyakarta tersebut, rombongan disambut hangat oleh para pengurus, kepala panti, serta anak-anak asuh yang santun dan shalihah. Acara silaturahim dipandu langsung oleh musyrifah panti yang merupakan mahasiswi/tholabah dari Pesantren Tinggi Pendidikan Utama Muhammadiyah (PUTM) Yogyakarta.

​Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua MKS PDA Kota Surabaya, Luluk Humaedah, M.Pd. Dalam permohonan maafnya atas keterlambatan jadwal kedatangan akibat penyesuaian agenda sebelumnya, Luluk menegaskan bahwa hal tersebut tidak melunturkan niat utama rombongan.

“Keterlambatan ini tidak mengurangi semangat kami dari rombongan MKS PDA Kota Surabaya, amal usaha, beserta MKS PCA se-Surabaya untuk bersilaturahim langsung ke Panti ‘Aisyiyah ini guna saling berbagi pengalaman (sharing),” ujar Luluk hangat.

​Sejarah Panjang Lebih dari Satu Abad

​Perwakilan pengurus panti dalam sambutannya memaparkan rekam jejak sejarah LKSA ’Aisyiyah Putri Yogyakarta yang sangat bersejarah bagi persyarikatan:

  • 1921: Cikal bakal panti didirikan langsung oleh KH. Ahmad Dahlan di bawah Hoofd Bestuur (Pimpinan Pusat Muhammadiyah) untuk menyantuni anak yatim, piatu, dan dhuafa.
  • 1928: Di bawah kepemimpinan KH. Ibrahim, pengelolaan panti dipisah menjadi dua jalur:
    • Panti Putra: Diasuh oleh Muhammadiyah.
    • Panti Putri: Diasuh oleh ‘Aisyiyah.
  • Kondisi Saat Ini: Berusia lebih dari satu abad (103 tahun pada 2024), panti yang berlokasi di Jl. Limaran No. 12, Prawirotaman, Ngampilan, Yogyakarta ini mengasuh kurang lebih 60 anak dari berbagai daerah.

​Adapun struktur kepengurusan panti periode 2024–2027 berdasar SK PP ‘Aisyiyah No. 001/SK-PPA/H/AUA/IV/2024 dikukuhkan oleh Ketua PWA DIY, Ibu Widiastuti. Operasional harian dipimpin oleh Ibu Han’ah Hanum selaku Ketua Pengurus dan Ibu Lilik Arifah selaku Pengelola Harian Panti.

​Bertahan Lewat Kemandirian dan Kedermawanan

​Pihak pengurus mengungkapkan bahwa keberlangsungan panti tak lepas dari dukungan donatur, alumni yang telah sukses, instansi sekitar, serta kemudahan akses donasi digital melalui QRIS maupun bantuan logistik langsung.

​”Pengasuhan anak-anak membutuhkan kesabaran ekstra karena kita berhadapan dengan berbagai karakter yang berbeda. Namun, selama semua diniatkan karena Allah, bismillah pasti dimudahkan,” tutur Ibu Kepala Panti menambahkan.

​Momen silaturahim dan studi banding ini diakhiri dengan penyerahan cendramata secara simbolis dari perwakilan MKS PDA Kota Surabaya beserta Amal Usaha ‘Aisyiyah kepada pihak LKSA ’Aisyiyah Putri PWA Yogyakarta sebagai tanda kebersamaan dan penguat tali ukhuwah antar-pimpinan ‘Aisyiyah. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article