
Palangkaraya, wartapoint – Komitmen Muhammadiyah untuk terus memberi dan menjawab kebutuhan masyarakat kembali diwujudkan secara nyata di lapangan. Menghadapi ancaman paparan asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Tengah berkolaborasi dengan segenap Organisasi Otonom (Ortom) menggelar aksi kemanusiaan di arena Car Free Day, Jalan Yos Sudarso, Ahad (13/9/2026).
Kegiatan ini lahir dari kepedulian mendalam terhadap ancaman kesehatan yang membayangi warga akibat penurunan kualitas udara. Muhammadiyah tidak hanya hadir membagikan bantuan logistik medis, tetapi juga membawa pesan edukasi agar masyarakat tetap sigap menjaga kondisi fisik.
Sinergi dan Rangkaian Layanan Kesehatan
Sejak pagi hari, warga yang memadati area Car Free Day menyambut antusias keberadaan posko bakti sosial. Tim relawan dengan sigap memberikan berbagai bantuan kesehatan secara gratis, yang meliputi:
- Edukasi Informasi Publik: Imbauan langsung melalui pengeras suara (Public Address) mengenai langkah antisipasi dampak buruk asap Karhutla dan pentingnya Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
- Pembagian Masker Gratis: Distribusi alat pelindung pernapasan utama guna meminimalkan masuknya partikel debu dan asap ke saluran pernapasan.
- Penyaluran Obat-obatan, Vitamin, & Susu: Pemberian dukungan medis dasar, susu, dan suplemen untuk memelihara daya tahan tubuh warga.
- Distribusi Brosur Edukasi: Pembagian media cetak berisi panduan praktis penanganan kesehatan mandiri yang dapat dipelajari masyarakat di rumah.
Ketua MPKU Kalteng, Apt. Drs. Ayoni Rizal, M.Kes., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran aksi ini. Ia memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur, pengurus, serta seluruh relawan yang telah berdedikasi meluangkan waktu dan tenaga di lapangan.
“MPKU Kalteng bersama Ortom Muhammadiyah menegaskan kembali peran nyata Muhammadiyah sebagai gerakan yang senantiasa hadir memberi solusi, memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat, dan menebar kemanfaatan bagi sesama di saat terjadi bencana lingkungan. Semoga ikhtiar bersama ini menjadi ladang pahala serta membawa keberkahan bagi seluruh warga,” pungkasnya. (mf/yupan)





