Saturday, April 18, 2026

Optimalkan Lahan Pekarangan, Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Budidaya TOGA di Kwarasan Tengah

Must read

Yogyakarta, wartapoint – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Unit 155 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta melakukan terobosan dalam pemberdayaan masyarakat di perdesaan. Melalui program unggulan bertajuk penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA), para mahasiswa mengajak warga memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif.

​Aksi penanaman ini dipusatkan di pekarangan rumah warga, Heri Rustanto, yang berlokasi di Dusun Kwarasan Tengah, Kelurahan Kedungkeris, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul pada Selasa (24/02/2026).

​Fokus pada Kencur dan Jahe

​Dalam program ini, jenis tanaman herbal yang dipilih adalah kencur dan jahe. Pemilihan kedua komoditas ini didasarkan pada karakteristik tanaman yang relatif mudah dibudidayakan di lahan terbatas, namun memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa sebagai obat tradisional sehari-hari.

​Langkah ini diambil setelah para mahasiswa melakukan observasi lingkungan yang mendalam, survei lahan, serta koordinasi intensif dengan tokoh masyarakat setempat, termasuk Pak Dukuh, guna memastikan program tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan desa.

“Kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa lahan pekarangan rumah bukan sekadar sisa tanah, melainkan apotek hidup yang alami dan mudah dijangkau,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa KKN UAD.

​Edukasi dan Pemberdayaan

​Tidak hanya sekadar menanam, mahasiswa KKN UAD juga memberikan edukasi mengenai teknik perawatan serta manfaat spesifik dari setiap tanaman yang ditanam. Harapannya, masyarakat tidak lagi sepenuhnya bergantung pada obat-obatan kimia untuk keluhan kesehatan ringan, melainkan dapat memanfaatkan hasil kebun sendiri.

​Pak Dukuh, selaku perwakilan masyarakat Kwarasan Tengah, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif para mahasiswa ini. Menurutnya, kegiatan tersebut membawa dampak positif bagi kemandirian kesehatan warga.

​”Kami menyambut baik kegiatan ini. Selain bermanfaat bagi kesehatan, program ini memberdayakan warga untuk lebih produktif dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan desa kami,” ungkap Pak Dukuh.

​Harapan Keberlanjutan

​Melalui program KKN ini, mahasiswa UAD berharap penanaman TOGA di Kwarasan Tengah dapat menjadi pemantik bagi wilayah lain di Desa Kedungkeris untuk melakukan hal serupa. Fokus utama dari kegiatan ini adalah terciptanya kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam yang ada di sekitar rumah.

​Dengan gerakan kecil dari pekarangan, diharapkan masyarakat dapat membangun ketahanan kesehatan keluarga secara mandiri di masa mendatang.

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article