Muhammadiyah Naik Kelas: SMAMIV dan SMK Mudisa Bersinergi Buka Akses Pendidikan Global

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Lembaga pendidikan Muhammadiyah di Jawa Timur terus mendorong transformasi kualitas pembelajaran menuju skala internasional. Langkah strategis ini ditegaskan melalui pertemuan kolaboratif antara SMA Muhammadiyah 4 Surabaya (SMAMIV) dan SMK Muhammadiyah 1 Surabaya (SMK Mudisa) di Kampus SMK Mudisa, Jalan Kapasan, Surabaya, Rabu (23/9/2026).

​Pertemuan tersebut berfokus pada penjajakan kerja sama internasional, penguatan jejaring global, serta penyelarasan program pendidikan berbasis keterampilan internasional bagi para peserta didik.

​Dalam kunjungan tersebut, perwakilan SMAMIV yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Habibah serta Kepala Laboratorium sekaligus Pengelola Pusat Bahasa Siti mendalami skema pengembangan jejaring luar negeri yang telah dirintis oleh SMK Mudisa.

​Dorong Pola Pikir Global

​Kepala SMK Mudisa, Irvandy Andriansyah, menegaskan bahwa institusi pendidikan masa kini tidak lagi cukup hanya membekali siswa dengan kompetensi tingkat lokal maupun nasional. Menurutnya, sekolah harus bertindak sebagai jembatan yang menghubungkan siswa dengan peluang di tingkat internasional.

​”Sekolah maju harus memiliki wawasan global dan jejaring internasional. Anak-anak kita harus dipersiapkan bukan hanya untuk bersaing di Surabaya atau Indonesia, melainkan juga memiliki kesempatan untuk belajar dan berkiprah di dunia internasional,” ujar Irvandy.

​Irvandy menambahkan bahwa program internasional tidak sekadar memfasilitasi perjalanan fisik ke luar negeri, melainkan bertujuan membangun pola pikir (mindset), kemampuan bahasa asing, keberanian berkomunikasi interkultural, serta kesiapan mental dalam menghadapi standar industri global.

​Sinergi dan Inovasi Program

​Sebagai salah satu sekolah kejuruan yang konsisten mengembangkan program internasionalisasi, SMK Mudisa membagikan pengalamannya dalam membangun kerja sama dengan mitra luar negeri, penyelarasan budaya kerja internasional, hingga penyediaan jalur magang serta penyerapan tenaga kerja di tingkat global.

​Diskusi antara kedua sekolah Muhammadiyah ini menghasilkan sejumlah poin potensi kolaborasi konkret, di antaranya:

  • Penguatan Kapasitas Bahasa: Pengembangan program kebahasaan intensif bagi siswa.
  • International Project & Cultural Exchange: Kolaborasi proyek pembelajaran berbasis lintas negara.
  • Jejaring Akademik dan Industri: Pembukaan akses ke perguruan tinggi serta institusi industri di luar negeri.

​Tumbuh Bersama Menuju Dunia

​Sinergi antarsekolah ini diharapkan menjadi model kerja sama intra-organisasi yang efektif untuk mempercepat pemerataan kualitas pendidikan berstandar internasional.

​Melalui kolaborasi ini, SMAMIV dan SMK Mudisa berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, terampil, serta adaptif terhadap tantangan era globalisasi. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article