
Surabaya, wartapoint — SD Muhammadiyah 26 Surabaya sukses menggelar Perkemahan Dakwah Hizbul Wathan di Bumi Perkemahan Dlundung, Trawas, Mojokerto, pada Kamis–Jumat (24–25/9/2026). Diikuti oleh seluruh siswa kelas 5 dan 6, kegiatan ini bertujuan untuk melatih kepemimpinan, membangun karakter, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
Perkemahan tahun ini mengusung semangat “Cerdas dalam berpikir, mandiri dalam bertindak, terpuji dalam berakhlak.” Rangkaian acara dibuka secara resmi melalui upacara pembukaan pada Kamis pagi.
Dalam amanatnya, Pembina Upacara Ustaz Firman Hakiki menekankan pentingnya bagi para peserta untuk merefleksikan dan menerapkan tema perkemahan tersebut ke dalam kehidupan sehari-hari.
“Cerdas dalam berpikir berarti tenang dan pantang menyerah mencari solusi saat menghadapi masalah. Mandiri dalam bertindak adalah bertanggung jawab tanpa bergantung pada orang lain. Sementara terpuji dalam berakhlak diwujudkan lewat sikap sopan, jujur, disiplin, dan peduli,” ujar Firman. Ia berharap pengalaman selama dua hari di alam terbuka ini membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi pembentukan karakter para siswa.
Dari Materi Kepanduan hingga Pentas Seni
Usai upacara pembukaan, para peserta langsung disuguhi berbagai materi kepanduan interaktif. Kegiatan seperti Peraturan Baris-Berbaris (PBB), teknik SMS (Semaphore, Morse, dan Sandi), pionering, hingga fun game digelar untuk mengasah kreativitas, keberanian, serta kerja sama tim.
Suasana kebersamaan kian hangat saat malam tiba. Setelah menunaikan ibadah, murojaah, dan makan malam bersama, para peserta berkumpul di sekeliling api unggun untuk menampilkan bakat dalam ajang pentas seni sebelum beristirahat.
Memasuki hari kedua, Jumat (25/9), kegiatan diawali dengan salat Subuh berjemaah, kultum, olahraga pagi, dan apel. Puncak acara diisi dengan penjelajahan serta tadabbur alam yang dirancang untuk memperkuat kekompakan sekaligus menumbuhkan rasa syukur atas keagungan ciptaan Tuhan. Rangkaian perkemahan kemudian diakhiri dengan salat Jumat, makan siang bersama, dan upacara penutupan.
Kesan Peserta dan Apresiasi
Pengalaman berkemah di alam terbuka ini meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa. Alika, siswi kelas 5, mengaku sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
“Saya paling suka fun game, api unggun, dan pentas seni. Di sini saya belajar lebih mandiri dan bisa bekerja sama dengan teman-teman,” ungkapnya.
Kesan serupa disampaikan Granada, siswa kelas 6, yang merasa kegiatan penjelajahan memberinya perspektif baru. “Kami tidak hanya bermain, tetapi belajar tanggung jawab. Tadabbur alam membuat saya semakin bersyukur dan peduli lingkungan,” tuturnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas kedisiplinan dan keaktifan selama perkemahan, panitia mengumumkan daftar peserta dan kelompok tergiat pada akhir acara:
Peserta Tergiat:
- Ahmad Afif Firdaus
- Meifiza Haura Jasmine
- Granada Hirsha Almaududi
Kelompok Tergiat Kelas 5:
- Kelompok Elang
- Kelompok Tulip
- Kelompok Komodo
Kelompok Tergiat Kelas 6:
- Kelompok Black Panther
- Kelompok Lili
- Kelompok Lotus
Dua hari bertualang di Bumi Perkemahan Dlundung tak sekadar memberi kenangan manis, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam membina generasi muda SD Muhammadiyah 26 Surabaya yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia.
(Harlin/Novi/yupan)





