
Palangkaraya, wartapoint — Data kependudukan ibarat tulang punggung bagi penyelenggaraan layanan publik. Tanpa penopang yang kuat, integrasi layanan lintas sektor mustahil dapat berjalan kokoh dan selaras di era digital.
Guna mendukung program percepatan transformasi digital administrasi kependudukan (adminduk), Rumah Sakit Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Palangka Raya menggelar kegiatan Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi seluruh pegawai, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Syafi’i Ma’arif Lantai III RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya tersebut diikuti secara antusias oleh jajaran manajemen, tenaga medis, tenaga kesehatan, hingga staf penunjang. Petugas dari Dukcapil Kota Palangka Raya memberikan pendampingan langsung, mulai dari proses registrasi, verifikasi wajah (face recognition), hingga aktivasi aplikasi IKD di ponsel pintar (smartphone) masing-masing pegawai.
Sinergi Memberikan Manfaat Dua Arah
Kolaborasi strategis antara instansi kesehatan dan dinas kependudukan ini dinilai memberikan dampak positif secara dua arah, baik bagi pemerintah maupun bagi pegawai rumah sakit itu sendiri.
Dari Sisi Dukcapil Kota Palangka Raya:
- Percepatan Target Nasional: Membantu pencapaian target aktivasi IKD dan pemutakhiran data kependudukan secara nasional.
- Validasi Data Real-Time: Mengoptimalkan pemadanan data penduduk secara real-time guna meminimalisasi risiko data ganda atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak valid.
- Sosialisasi Tertib Adminduk: Menguatkan budaya tertib administrasi kependudukan di instansi pelayanan publik, khususnya rumah sakit yang menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat.
Dari Sisi Pegawai Rumah Sakit:
- Kemudahan Akses Layanan: Pegawai tidak perlu lagi membawa fisik KTP-el, melainkan cukup menunjukkan KTP Digital di aplikasi IKD pada smartphone untuk berbagai kebutuhan.
- Efisiensi Administrasi: Mempercepat proses administrasi kepegawaian, pengurusan BPJS Kesehatan, perbankan, dan dokumen pendukung lainnya.
Direktur Utama RS: Wujud Komitmen Dukung Program Pemerintah
Direktur Utama RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya, dr. Lia Indriana, MHPE., menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bukti nyata komitmen pihak rumah sakit dalam mensukseskan program pemerintah terkait digitalisasi data kependudukan. Langkah ini juga sejalan dengan visi Dukcapil untuk menumbuhkan kesadaran tertib adminduk sejak dini.
”Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya teraktivasi IKD hingga 100 persen, sehingga dapat mendukung terwujudnya pelayanan publik yang cepat, aman, dan berbasis digital,” ujar dr. Lia.
Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Disdukcapil Kota Palangka Raya yang telah memfasilitasi proses pendampingan para pegawai di lokasi.
”Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Dukcapil Kota Palangka Raya atas kerja sama dan dukungannya. Kegiatan ini tidak hanya membantu pegawai memiliki dokumen resmi berbasis digital, tetapi juga mendorong kepedulian bersama akan pentingnya integrasi data kependudukan,” pungkasnya. (mf)





