Siswa Sekolah Inovatif Jagir Eksplorasi Sejarah Surabaya di Museum Siola

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Puluhan siswa kelas 4 Ibnu Haytam dari Sekolah Inovatif Jagir Surabaya menggelar kunjungan edukatif ke Museum Surabaya yang berlokasi di Gedung Siola, Selasa (3/11/2026). Kegiatan belajar di luar kelas ini dikemas dalam agenda bertajuk “Kelas Ekspedisi Sejarah”.

​Dalam kegiatan tersebut, para siswa didampingi langsung oleh Agustin Padhu Rahmawati, S.Pd., selaku wali kelas, serta dipandu oleh seorang pemandu wisata museum (tour guide) setempat.

​Selama berada di Museum Siola, para siswa diajak mengelilingi area pameran untuk mempelajari rekam jejak perjalanan Kota Surabaya dari waktu ke waktu. Materi pembelajaran yang disajikan mencakup sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia—mulai dari periode kolonial Belanda, pendudukan Jepang, hingga fase pascamerdekaan.

​Selain aspek sejarah perjuangan, para peserta didik juga mengamati secara langsung evolusi moda transportasi publik di Surabaya. Koleksi yang dipamerkan memperlihatkan pembaruan sarana transportasi kota, mulai dari becak konvensional, angkutan guna (aguna), hingga armada transportasi modern seperti Suroboyo Bus dan angkutan feeder Wirawiri Suroboyo.

​Museum Siola turut menyajikan ragam khazanah budaya lokal, meliputi pakaian adat tradisional, replika kuliner khas Surabaya, serta dokumentasi transformasi pembangunan tata kota dari era lampau hingga masa kini.

​Di sela-sela penelusuran sejarah, para siswa memanfaatkan salah satu wahana swafoto favorit pengunjung yang menampilkan visual latar belakang suasana senja Kota Surabaya.

​Salah satu siswa kelas 4, Gorrand Agra Dewantara, mengungkapkan rasa antusiasnya usai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di lokasi.

​”Saya senang bisa mengikuti kegiatan kelas ekspedisi sejarah di Museum Siola. Saya bisa belajar banyak hal terkait sejarah Surabaya yang identik dengan julukan Kota Pahlawan ini,” tutur Gorrand.

​Kesan serupa disampaikan oleh Adeeva Queenshafa Afsheen. Menurutnya, pembelajaran sejarah secara visual memberikan pengalaman yang interaktif dan tidak membosankan.

​”Seru sekali bisa belajar sejarah Surabaya di Museum Siola, mulai dari perjuangan pascamerdekaan, perkembangan transportasi, sampai kuliner khas Surabaya,” ungkap Adeeva.

​Melalui kegiatan Kelas Ekspedisi Sejarah ini, pihak sekolah berharap para siswa dapat menumbuhkan kesadaran sejarah serta memperluas wawasan mengenai warisan budaya di kota mereka sendiri.

​Penulis: Habib Amrullah

Editor: (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article