
Sidoarjo, wartapoint – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) Sidoarjo. Quinsha Mikayla Annisabel, siswi Excellent Class X-6, berhasil menyabet medali perunggu (Bronze Medal) dalam ajang Indonesia Advanced Student Competition (IASC) Tingkat Nasional 2026, Rabu (4/11/2026).
Pencapaian tersebut diraih Quinsha setelah bersaing ketat melawan lebih dari 500 peserta dari berbagai pelosok daerah di Indonesia.
Quinsha mengaku bersyukur dan sangat gembira atas penghargaan yang diterimanya. Bagi Quinsha, raihan ini bukan hanya sekadar medali, melainkan juga modal pengalaman berharga untuk terus mengasah kemampuannya di masa depan.
”Alhamdulillah, tentunya saya sangat senang dan bersyukur karena bisa mendapatkan penghargaan pada ajang Indonesia Advanced Student Competition Tingkat Nasional 2026,” ujar Quinsha saat dikonfirmasi.
Ia mengungkapkan, rasa percaya diri dan keyakinan atas proses yang sedang dijalani menjadi kunci utama keberhasilannya.
”Saya selalu yakin dengan apa yang saya lakukan. Bagi saya, proses saat ini menentukan hasil ke depan, dan itu tergantung dari kerja keras serta pola pikir yang kita kerjakan hari ini,” tuturnya.
Keikutsertaannya dalam IASC 2026 bertujuan untuk menguji sejauh mana pemahaman materi yang dimilikinya, sekaligus memperluas wawasan akademik, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI).
Guna menghadapi kejuaraan tingkat nasional ini, Quinsha melakukan persiapan intensif selama satu pekan menjelang hari pelaksanaan. Meski tergolong singkat, ia mengoptimalkan waktu belajar agar dapat memberikan penampilan terbaik.
Adapun kompetisi IASC 2026 yang diselenggarakan oleh lembaga Braindicator Indonesia ini dilaksanakan menggunakan sistem ujian berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT).
Meraih medali perunggu tidak lantas membuat siswi Smamita ini cepat puas. Hasil ini justru memicunya untuk terus belajar dan membagikan kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar.
”Semoga ilmu pengetahuan yang saya miliki dapat saya bagikan kepada orang lain dan memberikan manfaat seluas-luasnya,” tutup Quinsha.
Keberhasilan Quinsha menjadi wujud nyata bahwa keberanian untuk mencoba, keyakinan diri, serta konsistensi dalam belajar merupakan faktor kunci dalam mengukir prestasi.
Penulis: Nashiiruddin
Editor: (yupan)





