Polsek Genteng Sambangi SD Muhammadiyah 2 Surabaya, Edukasi Murid Soal Disiplin hingga Bahaya Bullying

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — Jajaran Polsek Genteng menyambangi SD Muhammadiyah 2 Surabaya guna memberikan edukasi mengenai pentingnya kedisiplinan, ketertiban, serta pemahaman tentang bahaya perundungan (bullying) sejak dini, Rabu (4/11/2026).

​Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas 6 tersebut dihadiri oleh jajaran kepolisian, yakni Tjahyono, Triloka, dan Yudi. Kehadiran mereka disambut hangat oleh pihak sekolah dan para murid.

​Dalam sesi pemaparan, Tjahyono mengajak para siswa untuk senantiasa mematuhi aturan dan menerapkan disiplin dari hal-hal sederhana, seperti membiasakan diri datang ke sekolah tepat waktu. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan dan rasa saling menghargai antarteman merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.

​Tjahyono secara khusus menyoroti bahaya perundungan yang kerap terjadi tanpa disadari, baik secara verbal, fisik, maupun melalui media sosial.

​”Bullying melalui perkataan bisa berupa memanggil teman dengan nama orang tuanya atau memberikan julukan berdasarkan kondisi fisiknya. Hal seperti itu tidak baik dan bisa menyakiti perasaan teman,” jelas Tjahyono di hadapan para siswa.

​Ia menambahkan, aksi kejahilan yang dilakukan secara berulang juga berpotensi memicu pertengkaran. Sementara di ranah digital, perundungan dapat berupa unggahan kata-kata tidak sopan, celaan, atau komentar negatif di media sosial.

​Pada kesempatan yang sama, Triloka mengingatkan para murid untuk mewaspadai maraknya fenomena aksi gengster yang melibatkan remaja pada malam hari. Siswa diimbau menjauhi pergaulan negatif dan ikut menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan sekitar.

​Tjahyono menyampaikan bahwa penugasan menyambangi sekolah-sekolah ini merupakan program rutin kepolisian untuk memberikan edukasi ketertiban dan keamanan bagi generasi muda.

​Antusiasme Belajar Interaktif

​Suasana sosialisasi berlangsung makin interaktif saat Humas Polsek Genteng, Yudi, mengajak para siswa mengasah otak melalui kuis matematika. Murid-murid kelas 6 tampak antusias berebut mengangkat tangan untuk menjawab tantangan soal demi mendapatkan reward yang disiapkan.

​Dua murid kelas 6, Ali dan Nabila, mengaku sangat senang setelah berhasil menyelesaikan tebakan matematika dan membawa pulang hadiah dari petugas.

​Kepala SD Muhammadiyah 2 Surabaya, Muhammad Agus Zaki Fanani, mengapresiasi langkah Polsek Genteng yang turut membimbing anak didik di sekolahnya. Ia berharap sosialisasi ini membentuk karakter siswa yang bertanggung jawab dan taat hukum.

​”Semoga melalui kegiatan ini, anak-anak semakin memahami pentingnya disiplin, saling menghormati, menjaga sikap, dan menjadi pribadi yang bertanggung jawab, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” tuturnya.

​Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi nyata antara pihak kepolisian dan lembaga pendidikan dalam membangun generasi muda yang beradab, peduli sesama, serta mampu menjaga kondusivitas lingkungan. (Indira)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article