
Gresik, wartapoint – Pemandangan berbeda tersaji di halaman Masjid KH Ahmad Dahlan, Bunder, Gresik pada Rabu (18/3/2026). Sebuah replika kapal kuno bernuansa historis berdiri megah, mencuri perhatian setiap pengendara dan warga yang melintas.
Bukan kapal biasa, bangunan semi-permanen ini merupakan Pos Pelayanan Mudik Lebaran 2026 yang diinisiasi oleh Polres Gresik. Mengambil inspirasi dari kapal milik saudagar muslimah legendaris, Nyai Ageng Pinatih, pos ini memadukan misi pengamanan jalur mudik dengan edukasi sejarah lokal.
Menghidupkan Sejarah Sang Syahbandar
Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, mengungkapkan bahwa pemilihan tema Kapal Nyai Ageng Pinatih bertujuan untuk mengangkat nilai historis Kota Pudak. Nyai Ageng Pinatih dikenal sebagai Syahbandar Pelabuhan Gresik yang berpengaruh pada abad ke-15 sekaligus ibu angkat Sunan Giri.
”Beliau adalah tokoh besar yang memiliki peran vital dalam penyebaran Islam di Gresik melalui jaringan perdagangannya. Kami ingin menghadirkan pengalaman sekaligus edukasi bagi pemudik yang datang dari perantauan maupun yang sekadar melintas,” ujar AKBP Ramadhan.
Fasilitas Mewah: Dari Kursi Pijat hingga Layanan SIM
Tak hanya unik secara visual, pos pelayanan ini dirancang untuk memanjakan para pemudik agar tetap bugar selama perjalanan. Berbagai fasilitas disediakan secara gratis, di antaranya:
- Layanan Administrasi: SIM Keliling dan SKCK Online.
- Relaksasi: Kursi pijat otomatis dan layanan pijat tradisional.
- Logistik: Snack dan minuman gratis bagi pemudik yang beristirahat.
- Kenyamanan: Area istirahat yang representatif dan aman.
AKBP Ramadhan mengimbau agar para pemudik tidak memaksakan diri dan beristirahat maksimal setiap dua jam perjalanan. “Jangan sungkan untuk mampir. Kami ingin Polri hadir secara humanis sebagai tempat beristirahat yang nyaman bagi masyarakat,” tambahnya.
Pelayanan Humanis dan Kesiagaan Kamtibmas
Sebagai pejabat baru yang menjabat sejak Januari 2026 menggantikan AKBP Rovan Richard Mahenu, AKBP Ramadhan menekankan standar pelayanan tinggi kepada jajarannya. Ia menginstruksikan personel di lapangan untuk mengedepankan sisi ramah dan responsif.
“Berikan pelayanan terbaik. Tampilkan sikap yang humanis namun tetap waspada terhadap setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” tegasnya saat meninjau kesiapan fasilitas.
Pos Kapal Nyai Ageng Pinatih ini merupakan satu dari enam pos pengamanan yang didirikan Polres Gresik di titik-titik strategis. Langkah proaktif ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan akibat kelelahan dan memastikan tradisi mudik tahun ini berlangsung lancar, tertib, dan selamat hingga tujuan. (Mahfudz Efendi)





