
Surabaya, wartapoint — Dalam rangka memperingati Hari Dokter Nasional yang jatuh setiap tanggal 24 Oktober, tim jurnalis Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya (Spemma) menggelar peliputan khusus di aula lantai 2 Spemma Surabaya, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini diisi dengan sesi wawancara interaktif antaranggota jurnalis sekolah.
Keysha Citra Khairina Putri Anwar, salah satu jurnalis Spemma, mewawancarai rekan sejawatnya di tim jurnalis, Kyanna Herella Agnimaya, untuk menggali makna mendalam di balik peringatan Hari Dokter Nasional bagi kalangan pelajar.
Menurut Kyanna, peringatan Hari Dokter Nasional memiliki urgensi yang tinggi bagi para siswa Spemma untuk menumbuhkan kesadaran kesehatan sekaligus memberikan apresiasi kepada tenaga medis.
”Profesi dokter punya peran besar untuk kesehatan masyarakat. Melalui media sekolah, kita bisa ikut mengedukasi teman-teman Spemma tentang pentingnya menjaga kesehatan dan memberikan apresiasi atas jasa para dokter,” ujar Kyanna.
Di mata anak-anak usia SMP, dokter dipandang sebagai sosok pahlawan tanpa tanda jasa di bidang kesehatan yang menuntut ketenangan, penguasaan ilmu tinggi, serta empati mendalam dalam melayani masyarakat kapan pun dibutuhkan.
Dorong Kebiasaan Sehat di Lingkungan Sekolah
Momen Hari Dokter Nasional ini juga dimanfaatkan untuk merefleksikan pentingnya menjaga kebugaran tubuh di lingkungan sekolah. Kyanna menilai, para siswa Spemma perlu meningkatkan kebiasaan sehat sederhana namun konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
”Hal-hal sederhana tapi konsisten, seperti rutin memilih jajanan sehat di kantin, rajin cuci tangan sebelum makan, dan tidak memandangi layar ponsel terlalu lama saat waktu istirahat agar mata tidak lelah,” imbuhnya.
Menariknya, dalam tim jurnalis Spemma sendiri terdapat beberapa siswa yang memiliki cita-cita berkarier di bidang medis sebagai dokter. Menurut Kyanna, keterampilan jurnalistik yang ditekuni saat ini—seperti kemampuan mendengarkan dengan baik, komunikasi yang jelas, serta rasa peduli—memiliki keterkaitan erat dan sangat mendukung profesi dokter di masa depan, mengingat seorang tenaga medis harus pandai berkomunikasi dengan pasiennya.
Melalui liputan khusus ini, tim jurnalis Spemma berharap dapat menginspirasi seluruh warga sekolah untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri, sekaligus menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh dokter di Indonesia atas dedikasi dan pengabdian mereka. (Tim jurnalis SMP Muhammadiyah 5 Surabaya)





