Penerimaan Rapor Sisipan di MI Muhammadiyah 25 Surabaya, Perkuat Sinergi Madrasah dan Orang Tua

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah 25 Surabaya menggelar kegiatan penerimaan rapor sisipan tengah semester pada Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda akademik rutin, tetapi juga sarana penting untuk merawat komunikasi dan kolaborasi antara pihak madrasah dan orang tua wali murid.

​Sejak pagi, suasana hangat dan bersahabat tampak di ruang-ruang kelas saat pihak madrasah menyambut kehadiran para orang tua. Pertemuan tatap muka ini dirancang sebagai ruang dialog terbuka untuk membahas perkembangan belajar, pembentukan karakter, serta penanganan kendala yang dihadapi peserta didik.

​Kepala MI Muhammadiyah 25 Surabaya, Ustadz Ferry Rismawan, M.Pd.I., menegaskan bahwa kualitas pendidikan yang prima sangat bergantung pada dukungan dan sinergi dari seluruh pihak.

​”Yang terpenting adalah saling mendukung dan membangun kolaborasi kekeluargaan. Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi murid melalui peran ustadz dan ustadzah mata pelajaran, wali kelas, hingga seluruh unsur madrasah, termasuk petugas keamanan,” ujar Ferry.

​Ruang Dialog dan Evaluasi Bersama

​Dalam sesi pertemuan tersebut, wali kelas memaparkan perkembangan capaian belajar masing-masing anak. Di sisi lain, orang tua diberikan keleluasaan untuk bertanya, menyampaikan pengalaman mendampingi anak di rumah, serta berdiskusi mencari solusi atas kendala yang ditemui.

​Ustadzah Santi, S.Pd., salah satu wali kelas, menyambut baik antusiasme para orang tua. Menurutnya, komunikasi dua arah ini sangat krusial agar madrasah dan keluarga dapat saling melengkapi dalam mengawal tumbuh kembang anak.

​”Alhamdulillah, ananda ada perkembangan. Pertemuan dengan wali murid sangat penting agar perkembangan tersebut dapat diketahui bersama. Jika ada hal yang masih perlu ditingkatkan, kita bisa mendiskusikannya dan mencari solusi terbaik,” ungkap Santi.

​Keterbukaan ini juga menjadi instrumen evaluasi bagi pihak madrasah untuk terus memperbaiki mutu pelayanan serta kualitas pembelajaran ke depan.

​Antusiasme Wali Murid

​Tingginya kesadaran orang tua akan pentingnya memantau pendidikan anak tercermin dari antusiasme mereka. Meski harus mengantre, para orang tua tetap menikmati momen berharga tersebut demi bisa berdiskusi langsung dengan wali kelas.

​Seperti yang diungkapkan oleh mama dari Gazza, salah satu wali murid. Meskipun sempat mengantre sekitar satu jam, ia merasa kegiatan ini sangat istimewa.

​”Komunikasi sangatlah penting. Meskipun tadi sempat mengantre satu jam, saya tetap dengan senang hati karena momen ini sangat istimewa. Saya bisa bertemu langsung dengan wali kelas dan curhat mengenai perkembangan anak,” tuturnya.

​Melalui kegiatan penerimaan rapor sisipan ini, MI Muhammadiyah 25 Surabaya berharap ikatan kekeluargaan antara madrasah dan orang tua semakin erat. Dengan kolaborasi yang solid, anak-anak tidak hanya didorong untuk meraih prestasi akademik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang bahagia, berilmu, dan beradab. (Siti Islaha)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article