Layanan Jemput Bola, KBIHU Muhammadiyah Surabaya Gelar Manasik Umroh Privat bagi Jamaah Gresik

Must read

- Advertisement -

Gresik, wartapoint — Komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada calon jamaah terus dibuktikan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Muhammadiyah Surabaya. Tidak hanya mengandalkan bimbingan klasikal, KBIHU Muhammadiyah Surabaya menghadirkan inovasi layanan jemput bola melalui bimbingan manasik umroh privat yang menjangkau jamaah hingga ke luar wilayah Kota Surabaya.

​Pada Sabtu, 31 Oktober 2026, pukul 13.00 WIB, tim KBIHU Muhammadiyah Surabaya mendatangi langsung enam calon jamaah umroh asal Desa Wotan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. Bertempat di Musholla Fathul Huda, kegiatan ini berlangsung hangat dan turut dihadiri oleh keluarga dari masing-masing jamaah yang antusias mengikuti seluruh rangkaian pembekalan.

​Kehadiran tim menggunakan mobil operasional KBIHU ini menunjukkan bahwa jarak geografis bukanlah hambatan dalam memberikan pendampingan spiritual. Empat petugas hadir untuk memberikan pelayanan komprehensif, yakni H. Ali Fauzi, M.Pd. selaku pemateri manasik, H. Sutikno, M.H. sebagai pembawa acara sekaligus instruktur praktik ihram, H. M. Ismul, M.Pd. yang memandu doa serta tata cara pengaturan barang bawaan di koper maupun tas paspor, serta H. Thohiron, M.Pd. yang bertindak sebagai tuan rumah.

​Pembekalan Teori dan Praktik Langsung

​Dalam sesi materi, H. Ali Fauzi, M.Pd. memberikan pembekalan mendalam mengenai tata cara pelaksanaan ibadah umroh yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman niat ihram, miqat, larangan selama ihram, tata cara thawaf, sa’i, hingga tahallul agar jamaah dapat beribadah secara tertib dan khusyuk.

​Selain teori, jamaah juga mendapatkan bimbingan praktik secara langsung. H. Sutikno, M.H. mendemonstrasikan cara mengenakan kain ihram yang benar bagi jamaah laki-laki, memastikan kenyamanan, serta kesesuaian syariat dalam menjaga aurat selama di Tanah Suci. Melalui simulasi ini, jamaah diharapkan memiliki keterampilan mandiri sehingga tidak canggung saat berada di Tanah Suci.

​Aspek kekeluargaan juga menjadi warna tersendiri dalam kegiatan ini. Keterlibatan keluarga dalam sesi manasik dinilai penting untuk memberikan dukungan moral dan spiritual, mengingat persiapan ibadah ke Tanah Suci membutuhkan sinergi dan doa dari orang-orang terdekat.

​Wujud Nyata Pelayanan Vokasi Ibadah

​Model pelayanan jemput bola ini menegaskan komitmen KBIHU Muhammadiyah Surabaya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Pendekatan ini memastikan setiap jamaah mendapatkan bekal pengetahuan, kesiapan mental, fisik, dan spiritual yang matang sebelum keberangkatan.

​Melalui bimbingan ini, KBIHU Muhammadiyah Surabaya berharap enam jamaah asal Desa Wotan dapat menjalankan seluruh rukun umroh dengan lancar, mandiri, dan meraih predikat umroh yang maqbul.

​Semangat tersebut senantiasa berlandaskan pada tagline KBIHU Muhammadiyah Surabaya, yakni Mudah, Praktis, Profesional, dan Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW. Bagi lembaga ini, pelayanan terbaik bukan sekadar mengantarkan fisik jamaah sampai ke Tanah Suci, melainkan membimbing mereka agar beribadah dengan ilmu, berbekal iman, dan membawa pulang perubahan diri yang lebih baik. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article