
Surabaya, wartapoint – Semarak Peringatan Milad ke-114 Muhammadiyah di Kota Surabaya, Jawa Timur, kian memuncak. Sebanyak 129 kepala sekolah dari lingkungan Aisyiyah dan Muhammadiyah menyatakan kesiapannya untuk menyukseskan pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui peragaan jurus kolosal 15.000 pesilat Tapak Suci.
Pemantapan dan koordinasi kegiatan tersebut dimatangkan melalui pengarahan teknis (briefing) yang berlangsung di Hall Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Wuni, Surabaya, Kamis (5/11/2026).
Pengarahan teknis ini digelar dalam dua sesi terpisah. Sesi pertama diikuti oleh 73 kepala TK Aisyiyah se-Kota Surabaya. Sesi kedua berlanjut pada Kamis pagi bersama 56 kepala sekolah tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK Muhammadiyah se-Kota Surabaya.
Koordinasi intensif ini ditujukan untuk menyamakan persepsi, mulai dari mekanisme pemberangkatan peserta, standar kostum, hingga keseragaman gerakan jurus Tapak Suci Matahari 1.
Kolaborasi Lintas Jenjang Pendidikan
Pemecahan rekor MURI ini akan melibatkan sedikitnya 5.500 murid TK Aisyiyah yang berkolaborasi dengan ribuan siswa dari 28 SD/MI Muhammadiyah, serta jajaran SMP/MTs dan SMA/SMK Muhammadiyah di seluruh Kota Surabaya.
Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya Bidang Seni Budaya, Pembinaan Keuangan, dan SM Corner, Rofiq Munawi, menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni peringatan milad semata.
”Momentum Milad Muhammadiyah ini hendaknya dimanfaatkan sebagai ajang saling mengenal dan membandingkan perkembangan sekolah masing-masing. Kegiatan ini menjadi sarana memperluas wawasan, membangun jejaring, dan meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan ribuan pelajar lintas usia ini bertujuan untuk menanamkan seni bela diri asli Muhammadiyah, sekaligus membentuk karakter kedisiplinan dan keberanian sejak dini.
Dihadiri Tokoh Nasional dan Pejabat Daerah
Sementara itu, Ketua Panitia Milad ke-114 Muhammadiyah Kota Surabaya, Imam Sapari, mengapresiasi komitmen penuh para kepala sekolah yang hadir. Menurutnya, partisipasi aktif seluruh unit sekolah merupakan wujud tanggung jawab dan kepedulian terhadap persyarikatan.
Rangkaian acara puncak pemecahan rekor MURI direncanakan dimulai pukul 06.00 WIB. Acara akbar ini dijadwalkan bakal dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, pejabat daerah, hingga figur publik.
Beberapa tamu undangan yang dijadwalkan hadir antara lain:
- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (sekaligus Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah)
- Gubernur Jawa Timur
- Wali Kota Surabaya
- Pangdam V/Brawijaya dan Kasdam V/Brawijaya
- Ahmad Dhani (musisi nasional sekaligus alumni SD Muhammadiyah 6 Surabaya)
Koordinator Pemecahan Rekor MURI Tapak Suci, Mahfudz, berharap seluruh peserta dapat mengikuti petunjuk pelaksanaan dan rundown yang telah dirancang panitia agar peragaan berjalan tertib dan megah.
Melalui peragaan aksi 15.000 pesilat Tapak Suci ini, keluarga besar Muhammadiyah dan Aisyiyah Surabaya berharap dapat mencatatkan sejarah baru di rekor MURI, sekaligus memperkuat ukhuwah serta sinergi antar-satuan pendidikan di Kota Pahlawan. (Mursiah/yupan)





