Saturday, April 18, 2026

Kejar Tayang Akhir TMMD: Satgas Kodim Boyolali “Gebut” Pembangunan Talud di Desa Mliwis

Must read

Boyolali, wartapoint – Memasuki deadline atau minggu terakhir pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026, Satgas Kodim 0724/Boyolali bersama warga Desa Mliwis tancap gas. Fokus utama saat ini adalah merampungkan infrastruktur vital berupa talud dan rabat beton guna memastikan ketahanan akses jalan desa, Minggu (8/3/2026).

​Pembangunan talud ini dinilai sangat krusial. Selain memperkuat badan jalan, konstruksi ini berfungsi sebagai benteng utama pencegah erosi dan tanah longsor, mengingat beberapa titik jalan di Desa Mliwis cukup rawan terdampak saat cuaca ekstrem.

Sinergi Tanpa Lelah di Pekan Krusial

​Meski dikejar waktu, kualitas bangunan tetap menjadi prioritas utama. Bati Staf Ter Kodim 0724/Boyolali, Peltu Sutarto, mengungkapkan bahwa koordinasi di lapangan antara personel TNI dan warga semakin solid guna mengejar target 100 persen.

​“Kami melakukan percepatan di titik-titik akhir pengerjaan. Beruntung cuaca mendukung, ditambah semangat kebersamaan warga yang luar biasa. Kami optimis semua tuntas sebelum penutupan,” ujar Peltu Sutarto.

​Dalam tinjauan terpisah, Dansatgas TMMD Sengkuyung Tahap I, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E., memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim yang tetap konsisten bekerja maksimal di masa-masa kritis ini.

​Beliau menegaskan bahwa percepatan bukan berarti pengabaian terhadap spesifikasi teknis.

  • Fokus Utama: Penyelesaian tepat waktu sesuai jadwal.
  • Standar Mutu: Bangunan harus kokoh sesuai spesifikasi agar awet dalam jangka panjang.
  • Tujuan Akhir: Menjamin mobilitas warga Desa Mliwis aman dan nyaman untuk mendukung ekonomi desa.

​“Minggu terakhir ini adalah masa krusial. Setiap pembangunan, termasuk talud, harus selesai dengan kualitas terbaik. Ini adalah bentuk tanggung jawab dan bakti kami kepada masyarakat,” tegas Letkol Inf Dhanu.

Dampak bagi Masyarakat

​Selesainya pembangunan talud dan rabat beton ini nantinya diharapkan tidak hanya mempercantik wajah desa, tetapi secara langsung memangkas kendala mobilitas warga, terutama saat mengangkut hasil bumi maupun akses harian, sehingga roda ekonomi di Desa Mliwis dapat berputar lebih cepat. (Agus)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article