“Amplop Ceria” PGRI Tanggulangin: Membasuh Dahaga Bahagia 65 Siswa Yatim di Bulan Suci

Must read

- Advertisement -

Sidoarjo, wartapoint – Di balik ruang-ruang kelas, pengabdian para guru di Kecamatan Tanggulangin ternyata melampaui papan tulis dan kurikulum. Pada Rabu (11/03/2026), suasana khidmat menyelimuti acara santunan anak yatim yang diinisiasi oleh Pengurus PGRI Cabang Tanggulangin. Mengusung tema filosofis “Sekali Berbagi, Sejuta Senyuman Anak Yatim,” kegiatan ini menjadi bukti nyata hadirnya sosok “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” sebagai penyokong kesejahteraan sosial siswa.

​Solidaritas Guru: Terkumpul Rp13 Juta dari Donasi Sukarela

​Kekuatan kolektif para pendidik di tingkat ranting menunjukkan solidaritas yang luar biasa. Tercatat, total dana santunan yang berhasil dihimpun mencapai Rp13.000.000. Seluruh dana tersebut murni bersumber dari donasi sukarela para anggota PGRI se-Kecamatan Tanggulangin yang menyisihkan sebagian rezekinya demi memuliakan anak-anak yatim.

​Dana tersebut disalurkan dalam bentuk “Amplop Ceria” kepada 65 anak yatim dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat TK hingga SMP. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan kebutuhan pendidikan maupun keperluan harian mereka di tengah keberkahan bulan Ramadhan.

​Apresiasi dan Harapan untuk Keberlanjutan

​Ketua K3S Tanggulangin, Moh. Ghofur, M.Pd., yang hadir memantau langsung jalannya acara, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif mulia ini. Menurutnya, langkah PGRI merupakan bentuk teladan sosial yang konkret.

​”Kegiatan yang mulia di Bulan Ramadhan ini sangat kami apresiasi. Spirit berbagi ini perlu dijaga dan dilanjutkan secara konsisten untuk tahun-tahun selanjutnya,” ungkap Ghofur penuh semangat.

​Senada dengan hal tersebut, Ketua PGRI Cabang Tanggulangin, Rizki Febrianto, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh donatur.

​“Semoga kegiatan ini menjadi berkah bagi kita semua dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak hebat kita. Senyum mereka adalah energi bagi kami,” tutur Rizki dengan nada haru.

​Binar Bahagia di Mata Siswa

​Kebahagiaan sederhana terpancar jelas dari wajah para penerima manfaat. Salah satunya adalah Andini, siswi asal SDN Kedensari 1. Dengan mata berbinar, ia tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya saat menerima santunan tersebut.

​“Senang sekali bisa mendapatkan amplop ceria ini. Terima kasih banyak Bapak dan Ibu Guru,” ucapnya.

​Acara ini ditutup dengan doa bersama, meninggalkan kesan mendalam bahwa kepedulian guru adalah lentera yang tidak hanya menerangi pikiran, tetapi juga menghangatkan hati siswa-siswi yang membutuhkan. (Dayat)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article