Hangatnya Ukhuwah di Sela Baitul Arqam: Momen Melepas Rindu Siswa Tapak Suci Sambikerep

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Kegiatan Baitul Arqam yang diselenggarakan oleh Tapak Suci Cabang 128 Sambikerep di lingkungan Masjid Al Qodar, Sabtu (07/03/2026), tidak hanya menjadi ajang penguatan ideologi. Di balik materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) yang serius, terselip momen keceriaan dan keakraban para siswa yang memanfaatkan waktu istirahat untuk merajut kembali tali persaudaraan.

​Memanfaatkan fasilitas bermain di area TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 71 Surabaya yang berada satu kompleks dengan masjid, para peserta tampak antusias melepas penat. Wajah-wajah ceria menghiasi area permainan; ada yang asyik bercengkerama, bermain, hingga berswafoto bersama untuk mengabadikan momen langka tersebut.

Melepas Rindu di Tengah Kesibukan Studi

​Bagi banyak peserta, Baitul Arqam kali ini bukan sekadar forum belajar, melainkan ajang reuni. Beberapa siswa diketahui sempat menepi sejenak dari jadwal latihan rutin karena fokus mempersiapkan ujian akhir maupun Tes Kemampuan Akademik (TKA).

​Chantiqa, siswi kelas 6 yang menjadi salah satu peserta, mengaku sangat menikmati suasana ini.

“Senang sekali rasanya. Selain mendapatkan materi Baitul Arqam, di sela acara kami bisa bermain dan foto-foto bersama teman-teman yang biasanya jarang bertemu karena kesibukan sekolah,” ungkapnya.

​Senada dengan Chantiqa, Ghyta, siswa kelas 4, juga merasakan hal yang sama. Ia menganggap momentum ini sangat berharga untuk mempererat kebersamaan yang sempat terjeda.

“Iya betul, sudah lama kami tidak latihan bersama. Jadi ini kesempatan buat kami untuk mengabadikan momen dengan bermain dan foto-foto,” imbuhnya.

Membangun Kader yang Tangguh dan Guyub

​Anang Dony, menyatakan bahwa tujuan utama Baitul Arqam memang untuk memperkokoh pemahaman AIK. Namun, tumbuhnya rasa kasih sayang dan ukhuwah di antara siswa merupakan nilai tambah yang tidak kalah penting.

​Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak kader Tapak Suci yang tidak hanya tangguh secara fisik dan ideologi, tetapi juga memiliki jiwa sosial yang tinggi dan rasa memiliki terhadap persyarikatan.

​Melalui tawa dan kebersamaan di halaman Masjid Al Qodar ini, Tapak Suci Cabang 128 Sambikerep membuktikan bahwa pendidikan karakter bisa disampaikan dengan cara yang menyenangkan, sekaligus memastikan regenerasi kader Muhammadiyah tetap solid di masa depan. (Anang Dony)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article