Surabaya, wartapoint – Yayasan Pesantren Terpadu Daarul Muttaqien menunjukkan komitmennya sebagai lembaga yang tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga kepedulian sosial. Melalui program bertajuk “Safari Ramadhan 1447 H / 2026 M“, pesantren ini menyelenggarakan aksi berbagi bertema “Tarhib Ramadhan dan Berbagi di Bulan Suci Ramadhan untuk Meraih Berkah dan Pahala” pada Sabtu (14/03/2026).
Kegiatan yang berpusat di lingkungan pesantren ini dihadiri oleh tokoh nasional sekaligus selebritas, Ustadz Zacky Mirza, yang turut mendukung penggalangan dana bagi para penghafal Al-Qur’an dan warga terdampak bencana alam.
Wujud Nyata Misi Sosial Pesantren
Kepala Bidang Pendidikan Yayasan Pesantren Terpadu Daarul Muttaqien, KH. Dr. M. Basori, Lc., MA, menjelaskan bahwa, agenda ini merupakan bagian dari misi besar lembaga untuk memberikan manfaat bagi sesama.
”Kami adalah lembaga pendidikan sekaligus lembaga sosial. Maka, di setiap kegiatan, kami selalu menyisipkan bagian untuk mereka yang berhak, terutama kaum dhuafa dan anak-anak yatim,” ujar KH. Basori kepada awak media wartapoint.id.
Ia menambahkan bahwa, santunan ini bukan sekadar kegiatan musiman. Pihak yayasan secara rutin menyantuni anak-anak yatim setiap bulan dan memberikan dukungan berkelanjutan sesuai kebutuhan mereka.
Kolaborasi untuk Para Penghafal Al-Qur’an
Sejalan dengan orientasi pendidikan pesantren yang menekankan pada tahfidz (menghafal) dan tartil Al-Qur’an, Safari Ramadhan kali ini juga menjadi jembatan kolaborasi dengan Ustadz Zacky Mirza.
”Visi dan misi kami sangat cocok. Ketika Ustadz Zacky Mirza menawarkan kolaborasi untuk menggalang dana bagi para huffadz (penghafal Al-Qur’an) dan korban bencana, kami menyambutnya dengan antusias karena ini sejalan dengan apa yang kami perjuangkan selama ini,” jelas KH. Basori.
Puncak Penutupan Kegiatan Ramadhan
Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB hingga waktu berbuka puasa ini sekaligus menjadi agenda penutup rangkaian kegiatan bulan Ramadhan di pesantren tersebut. Suasana hangat terasa saat para santri, wali santri, anak yatim, dan kaum dhuafa berkumpul bersama untuk menikmati hidangan buka puasa.
Menutup keterangannya, KH. Basori berharap kegiatan ini dapat terus memupuk jiwa sosial di tengah masyarakat. Beliau menegaskan bahwa keberadaan Pesantren Daarul Muttaqien harus dirasakan manfaatnya secara luas, baik dari sisi pendidikan spiritual maupun kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar. (yupan)






