
Mojokerto, wartapoint – Memasuki hari ketiga pada Selasa, 11 Maret 2026, kegiatan Darul Arqam 1447 H di Pondok Modern El-Kisi mencapai puncaknya. Mengusung semangat syiar dan kepedulian, agenda hari ini berfokus pada dua pilar utama: Festival Dakwah dan Bakti Sosial bagi warga sekitar pondok.
Festival Dakwah: Melahirkan Dai Masa Depan
Panggung utama El-Kisi menjadi saksi kepiawaian para santri dalam berorasi. Setelah melalui seleksi ketat, 24 finalis terpilih dari tiap kelompok unjuk gigi di hadapan seluruh siswa. Penilaian dilakukan secara komprehensif, mulai dari kefasihan muqadimah, retorika penyampaian, ketepatan dalil, hingga kekuatan pesan penutup.
Suasana berlangsung meriah dengan gemuruh apresiasi dari para siswa. Dari persaingan yang kompetitif tersebut, terpilihlah para jawara kategori Muhadhoroh:
- Juara 1: Muhammad Zulfahmi Ilmi (Kelas XI-6)
- Juara 2: Muhammad Salif Jibran Isam (Kelas XI-8)
- Juara 3: Raya Fortuna (Kelas XI-8)
Tak hanya lisan, dakwah di era digital juga menjadi sorotan melalui Lomba Konten Dakwah Islami. Kategori ini dimenangkan oleh:
- Kelompok Siti Maimunah (Juara 1)
- Kelompok Siti Aisyah Hilal (Juara 2)
- Kelompok Siti Elyda Djazman (Juara 3)
Bakti Sosial: Engi dan Misi Kemanusiaan di Sekitar Pondok
Sisi lain dari kegiatan ini adalah aksi nyata turun ke lapangan. Perwakilan siswa putra dan putri diterjunkan untuk membagikan paket sembako kepada masyarakat di sekitar pondok.
Momen menarik terjadi saat Engi, peserta student exchange, turut serta dalam pembagian baksos. Dengan antusias, ia belajar menyapa warga dalam bahasa Indonesia. “Permisi Ibu, ini baksos dari kami,” ucapnya ramah. Pengalaman ini memberikan kesan mendalam bagi para siswa tentang pentingnya empati dan melihat langsung kondisi sosial di masyarakat.
Pesan Kehidupan: Dakwah adalah Kunci
Kegiatan secara resmi ditutup oleh Kepala Sekolah, Mukhlasin, S.T., M.Pd., bersama Pimpinan Pondok, Ustaz Fathur Rohman, M.Pd.I. Dalam pesan penutupnya, Ustaz Fathur Rohman mengingatkan bahwa dakwah adalah perintah Allah SWT yang wajib diemban setiap Muslim, sebagaimana termaktub dalam QS. An-Nahl: 125.
“Kunci kesuksesan dunia dan akhirat adalah dakwah. Di mana pun kita berada, kita harus mampu mengajak pada kebaikan. Gunakanlah media sosial sebagai sarana untuk menunjang peran kita sebagai dai,” tuturnya.
Kenangan yang Tak Terlupakan
Bagi para santri, Darul Arqam 1447 H bukan sekadar transfer ilmu, melainkan momen penguat ukhuwah. Kebersamaan saat makan, tidur di asrama, hingga canda tawa bersama teman menjadi memori indah yang mereka bawa pulang.
Darul Arqam tahun ini mengajarkan satu pelajaran berharga: bahwa dakwah terbaik tidak hanya disampaikan melalui kata-kata yang memukau, tetapi juga melalui teladan dan kepedulian yang menyentuh hati. (Widya Dwi Kharismawati)





