Saturday, April 18, 2026

Refleksi Kemenangan di Driyorejo: PRM Mojosarirejo Gelar Sholat Id, Ajak Jamaah Teladani Sifat Pemaaf Rasulullah

Must read

Gresik, wartapoint – Cuaca pagi yang cerah dan gema takbir berkumandang di kawasan Perumahan Griya Kencana Sektor II Mojosarirejo, Driyorejo, Gresik mengiringi pelaksanaan Sholat Idul Fitri, Jumat (20/3/2026).

Kegiatan sholat id dilaksanakan di lapangan sektor II Perum Griya Kencana tersebut diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Mojosarirejo, Driyorejo dan bekerja sama dengan takmir masjid al Iman Qonaah menghadirkan Imam dan Khotib Ustad Muhammad Adenin, M.Pd.I.

Dalam ceramahnya, Ustad Adenin mengajak para jamaah untuk meneladani Rasulullah SAW sebagai pribadi-pribadi yang pemaaf dan senantiasa berlapang dada terhadap perbedaan antar sesama.

Dikisahkan bahwa Rasulullah SAW setiap hari di hadang oleh seorang Kafir Yahudi. Kafir Yahudi tersebut meludahi waja Nabi Muhammad SAW, namun beliau tidak marah atau membalasnya. Hal itu berlangsung beberapa hari.

Suatu ketika Rasulullah SAW tidak mendapati orang Yahudi tersebut. Nabi bertanya dalam hatinya, “Kamana gerangan seseorang yang biasanya meludahi saya?”

Usut punya usut, orang Yahudi tersebut sedang sakit. Maka bersegeralah Rasulullah SAW menjenguk dengan membawa beberapa bekal makanan dan buah-buahan.

Singkat cerita, orang Kafir Yahudi yang biasa meludahi Rasulullah berkata, “Wahai Muhammad selama saya sakit, baru engkaulah yang menjengukku, walaupun saya selalu mengganggu dan meludahimu,” kata Yahudi itu terharu.

Ia pun memeluk Nabi dan meminta maaf serta menyatakan masuk agama Islam.

“Inilah makna kita berlebaran di hari kemenangan, setelah berperang menahan hawa nafsu sebulan penuh, dengan saling memaafkan,” terang Ustad Adenin.

Lebih lanjut, di bulan Ramadhan sebagai bulan dimana seluruh umat Islam yang beriman berlomba-lomba mengharap ridho Allah, hal tersebut sebagai ungkapan Hablum Minallah dan di hari idul fitri ini kita lanjutkan dengan Hamblum Minnaas dengan saling memaafkan.

Diakhir ceramahnya, Ustad Adenin mengajak para jamaah untuk senantiasa meningkatkan iman dan taqwa di luar ramadhan hingga bertemu kembali di bulan ramadhan berikutnya. Sebagaimana Allah memerintahkan kita berpuasa di surat Al Baqarah ayat 183:

يٰۤاَیُّهَا الَّذِیْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَیْكُمُ الصِّیَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَی الَّذِیْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ ۙ

Artinya:
Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.

Ayat ini menegaskan bahwa puasa juga diwajibkan bagi umat terdahulu sebelum Nabi Muhammad SAW. Supaya kita menjadi hamba Allah yang bertaqwa.

“Semoga kita senantiasa setiap bulan Ramadhan dan di luar bulan Ramadhan kualitas Iman dan Taqwa kita meningkat, bukan sekedar rutinitas tahunan serta hanya biasa-biasa saja,” pungkasnya. (Muriyono)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article