
Wonogiri, wartapoint – Upaya mewujudkan kemandirian ekonomi di tingkat desa terus dipacu di wilayah Kabupaten Wonogiri. Salah satunya terlihat dalam proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) di Desa Genengharjo, Kecamatan Tirtomoyo, yang kini tengah memasuki tahap krusial, Sabtu (4/4/2026).
Guna memastikan proyek strategis tersebut berjalan sesuai target, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil setempat, Sertu Awang Raharjo, turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendampingan dan monitoring intensif.
Gotong Royong di Bawah Cuaca Cerah
Sejak pagi hari, suasana di lokasi pembangunan tampak hidup dengan semangat gotong royong. Para pekerja dan warga setempat bahu-membahu melakukan proses plesteran dinding bata. Cuaca cerah yang menyelimuti wilayah Tirtomoyo hari ini menjadi momentum berharga untuk mempercepat pengerjaan fisik bangunan.
Kehadiran Sertu Awang Raharjo di tengah-tengah warga tidak hanya berfungsi sebagai pengawas teknis, tetapi juga sebagai motor penggerak motivasi bagi masyarakat yang bekerja.
“Pembangunan koperasi ini adalah dari rakyat dan untuk kepentingan bersama. Dukungan semua pihak sangat diperlukan. Dengan semangat kebersamaan, kita optimis hasilnya akan maksimal dan berkualitas,” ujar Sertu Awang di sela-sela kegiatannya.
Progres Mencapai 40 Persen
Hingga saat ini, progres pembangunan gedung KDKMP Desa Genengharjo dilaporkan telah mencapai angka 40 persen. Bangunan ini diproyeksikan akan menjadi pusat urat nadi perekonomian warga desa setelah rampung nanti.
Sertu Awang menegaskan bahwa TNI, melalui Babinsa, berkomitmen penuh untuk mengawal setiap program pembangunan yang ada di wilayah binaannya, terutama yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan rakyat.
“Kami siap mendampingi masyarakat dalam setiap kegiatan yang berdampak positif. Koperasi ini nantinya akan menjadi pilar penting dalam meningkatkan taraf hidup dan perekonomian warga Genengharjo,” tegasnya.
Sinergi TNI dan Rakyat
Diharapkan, sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat, didukung oleh faktor cuaca yang kondusif, dapat mempercepat penyelesaian pembangunan ini. KDKMP diharapkan tidak hanya menjadi sebuah bangunan fisik, tetapi menjadi simbol kemandirian ekonomi desa yang mampu dikelola secara mandiri oleh masyarakat setempat. (Agus)





