
Surabaya, wartapoint – Bagi sebagian orang, momen akhir pekan identik dengan liburan mewah ke luar kota. Namun, bagi Adeeva Shakila Assabiq, kebahagiaan sejati justru hadir dari kebersamaan yang sederhana namun penuh makna bersama keluarga tercinta.
Siswa sekaligus jurnalis cilik dari MI Muhammadiyah 25 Surabaya ini membagikan pengalaman hangatnya saat menikmati family time pada Sabtu (1/8) di salah satu gerai KFC kawasan Jalan MERR, Surabaya.
Canda Tawa di Area Bermain
Sejak tiba di lokasi, keceriaan sudah tampak di wajah Adeeva dan adiknya, Emran. Sambil menunggu pesanan ayam goreng favorit mereka disiapkan oleh Ayah dan Bunda, dua bersaudara ini memanfaatkan waktu untuk bermain bersama di area playground.
”Ayo, Mbak, main dulu!” ajak Emran penuh semangat.
Suasana akrab dan penuh tawa mewarnai aktivitas mereka saat bergantian mencoba perosotan dan wahana memanjat. Dari kejauhan, Ayah dan Bunda memperhatikan mereka dengan senyuman hangat.
Kehangatan di Meja Makan
Momen yang ditunggu pun tiba saat Ayah memanggil mereka karena makanan telah siap disajikan. Setelah mencuci tangan dan berdoa bersama, kehangatan keluarga ini makin terasa di meja makan.
Sambil menikmati hidangan, meja makan menjadi wadah bertukar cerita. Adeeva dan adiknya antusias menceritakan pengalaman di sekolah, kisah bersama teman-teman, hingga rencana kegiatan minggu depan. Ayah dan Bunda pun mendengarkan setiap bait cerita anak-anak mereka dengan penuh perhatian.
“Kebahagiaan tidak selalu harus mahal. Bermain, makan bersama, saling bercerita, dan tertawa bersama keluarga sudah membuat hatiku sangat bahagia,” tutur Adeeva dalam catatannya.
Makna Sebuah Kebersamaan
Melalui momen sederhana ini, Adeeva memetik pelajaran berharga bahwa kasih sayang tidak selalu diukur dari hadiah materi, melainkan hadir lewat waktu, perhatian, dan kebersamaan yang tulus di tengah kesibukan orang tua.
Ia mengakhiri catatannya dengan doa tulus agar keluarganya senantiasa diberikan kesehatan sehingga dapat terus merajut kenangan-kenangan indah bersama di masa depan.
Laporan oleh: Adeeva Shakila Assabiq (Jurnalis Cilik MI Muhammadiyah 25 Surabaya)





