
Surabaya, wartapoint – Mengusung semangat untuk mengenali potensi anak sejak dini, MI Muhammadiyah 25 Surabaya sukses menyelenggarakan kegiatan tes psikologi dan pemetaan calon peserta didik baru pada Sabtu, 11 April 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 ini bertajuk “Jelajah Seru Potensi Diri: Menyapa Bakat, Menyemai Harapan.”
Dilaksanakan dalam dua sesi, suasana sekolah tampak tertib namun tetap hangat dan penuh keceriaan. Langkah-langkah kecil para calon siswa yang hadir dengan raut wajah semangat menjadi penanda awal perjalanan panjang mereka di dunia pendidikan.
Kolaborasi Profesional Bersama MBA Spartans Center
Untuk menjamin keakuratan dan profesionalitas hasil pemetaan, MI Muhammadiyah 25 Surabaya menggandeng MBA Spartans Center. Tim psikolog yang bertugas dipimpin langsung oleh Khoirunnisa’, M.Psi., Psikolog, bersama tim yang terdiri dari 11 ahli lainnya, termasuk Miss Kemuning, Miss Safrina, hingga Miss Maya.
”Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan MI Muhammadiyah 25. Anak-anak sangat antusias mengikuti setiap tahapan. Harapannya, hasil psikotes ini dapat menjadi panduan sekolah dalam memahami karakter serta kesiapan belajar masing-masing calon siswa,” ujar perwakilan tim MBA Spartans Center.
Pendekatan Humanis dan Adaptif
Sepanjang proses tes, keragaman kemampuan anak terlihat saat mereka mencoba memahami instruksi dan menyelesaikan tugas. Meski beberapa peserta memerlukan pendampingan lebih, tim psikolog dan para guru menerapkan pendekatan yang humanis sehingga anak-anak tetap terlibat aktif.
Keamanan dan kenyamanan siswa selama kegiatan juga terjaga berkat dedikasi para ustadz dan ustadzah MI Muhammadiyah 25. Sebanyak 17 pendidik, mulai dari Ustadzah Lina hingga Ustadzah Shada, turut membersamai anak-anak dengan penuh kasih sayang.
Langkah Strategis Menuju Generasi Berkemajuan
Kepala MI Muhammadiyah 25 Surabaya, Ferry Rismawan, M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara ini. Menurutnya, hasil pemetaan ini akan menjadi dasar bagi sekolah untuk merancang pembelajaran yang adaptif.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian psikotes ini berjalan sukses. Ini adalah langkah strategis kami untuk menempatkan pengembangan potensi peserta didik secara utuh sebagai prioritas utama. Semoga ke depan, SPMB kami semakin memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” tutur Ferry.
Apresiasi dari Orang Tua
Respon positif juga datang dari para orang tua. Salah satunya adalah wali murid dari Ibtisam Musthofa Baradja, yang merasa sangat terbantu dengan adanya pemetaan ini.
”Kami merasa senang. Anak-anak tidak merasa sedang diuji karena suasananya sangat nyaman dan menyenangkan. Ini membantu kami melihat sejauh mana kesiapan anak untuk masuk ke jenjang Sekolah Dasar,” ungkapnya.
Kegiatan “Jelajah Seru Potensi Diri” ini bukan sekadar tes masuk, melainkan ikhtiar awal sekolah dalam menumbuhkan benih-benih harapan. Dari sini, MI Muhammadiyah 25 Surabaya berkomitmen mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan percaya diri. (Islaha)





