
Yogyakarta, wartapoint – Dalam rangka menyusun strategi pendidikan yang lebih efektif dan efisien, SD Muhammadiyah 29 Surabaya menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Guru dan Karyawan di The Cube Hotel, Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Ahad (10-12/4/2026) ini, menjadi momentum krusial bagi sekolah untuk melakukan evaluasi sekaligus inovasi.
Hadir dalam acara tersebut, Pengawas Sekolah Dasar Wilayah Surabaya Barat, Drs. H. Mudjoko, M.Si., yang memberikan arahan serta motivasi bagi seluruh tenaga pendidik dan kependidikan.
Dua Tahapan Penting Raker
Kepada awak media wartapoint.id, Ahad (12/4/2026), Mudjoko menekankan bahwa, keberhasilan sebuah program kerja harus didasarkan pada landasan yang kuat. Beliau berharap Raker ini dapat dilalui dalam dua tahapan utama:
- Refleksi dan Evaluasi: Meninjau kembali kegiatan di tahun sebelumnya. Apa yang sudah dicapai dengan baik dan mana yang belum maksimal akan menjadi bahan evaluasi bersama untuk ditindaklanjuti pada program mendatang.
- Inspirasi dan Inovasi: Menjadikan Raker sebagai wadah ide untuk satu tahun ke depan. Tujuannya agar sekolah memiliki garis-garis haluan kerja yang jelas guna meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan optimalisasi seluruh elemen di SD Muhammadiyah 29.
Pendidikan Karakter sebagai Pilar Utama
Pesan mendalam disampaikan oleh Mudjoko terkait visi pendidikan. Beliau menegaskan bahwa peningkatan dan penguatan Pendidikan Karakter harus menjadi fokus utama sekolah.
”Saya sangat berharap penguatan pendidikan karakter menjadi wadah yang paling utama. Anak-anak kita tidak hanya mendapatkan pembekalan akademik, tetapi juga pembekalan non-akademik yang sangat berguna untuk kehidupan sehari-hari,” ujar Mudjoko.
Ia pun memaparkan beberapa contoh nyata implementasi karakter yang ingin dicapai, antara lain:
- Kedisiplinan dan Kejujuran: Membentuk integritas siswa sejak dini.
- Perilaku Baik dalam Keseharian: Mendorong siswa untuk terbiasa melakukan kebaikan setiap hari.
- Kecerdasan Emosional: Melatih kemampuan anak untuk saling memaafkan dan berempati.
Membangun Pondasi Masa Depan
Menutup pesannya, Mudjoko berharap pembiasaan-pembiasaan baik ini dapat menjadi pondasi utama bagi karakter siswa di masa depan.
“Dengan sinergi antara guru dan karyawan yang solid melalui Raker ini, SD Muhammadiyah 29 Surabaya diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia,” pungkasnya. (yupan)





