Surabaya, wartapoint – Sebanyak 135 peserta yang terdiri dari jajaran guru, karyawan, pengurus Komite Sekolah, hingga Paguyuban Kelas SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas) memadati kawasan wisata Coban Talun, Batu, pada Ahad (12/4/2026). Kegiatan bertajuk Outbound dan Healing ini digelar sebagai upaya mempererat tali silaturahmi sekaligus menyegarkan semangat pengabdian di dunia pendidikan.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala SD Muhlas, Mursiah, M.Pd., Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan, H. Sutikno, S.Sos., M.H., serta Ketua Majelis Dikdasmen-PNF, Dr. Izza Anshori, S.T., M.T.
Filosofi “SINERGI” dalam Langkah Nyata
Suasana penuh semangat menyelimuti upacara pemberangkatan. Izza Anshori membuka acara dengan yel-yel khas sekolah yang disambut gemuruh oleh peserta. Dalam sambutannya, ia membedah makna mendalam dari kata SINERGI yang menjadi landasan kolaborasi di lingkungan SD Muhlas:
- S – Satu visi
- I – Ikhlas dalam bekerja
- N – Nyata dalam aksi
- E – Efektif dalam langkah
- R – Rukun dalam kebersamaan
- G – Gerak bersama
- I – Istiqomah dalam kebaikan
”Kegiatan ini bukan sekadar jalan-jalan, melainkan bentuk rasa syukur atas nikmat kebersamaan dalam memajukan sekolah. Kita butuh menyelaraskan langkah antara guru, karyawan, wali murid, dan jajaran PCM,” ujarnya.
Menjaga Keseimbangan Jiwa Pendidik
Izza menekankan bahwa tugas mendidik generasi penerus adalah amanah yang berat. Oleh karena itu, healing menjadi momen krusial untuk menjaga kesehatan mental para pendidik dan pengurus sekolah.
”Mendidik membutuhkan hati yang lapang dan pikiran yang jernih. Kegiatan ini penting untuk menjaga keseimbangan antara kerja, ibadah, dan kebahagiaan keluarga,” imbuhnya.
Pesan Kebersamaan dan Keselamatan
Menutup arahannya, Ketua Majelis Dikdasmen-PNF ini berpesan agar seluruh peserta mengutamakan keselamatan dan kekompakan selama berkegiatan. Ia berharap, sepulangnya dari Coban Talun, seluruh elemen SD Muhlas membawa energi positif baru.
”Semoga perjalanan ini diberkahi Allah SWT, mempererat ukhuwah, dan membuat kita kembali dengan semangat baru untuk terus berkontribusi bagi pendidikan umat,” pungkasnya. (Muriyono)




