Semangat Tak Pernah Padam: Reuni Akbar Guru Penggerak Sidoarjo Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi

Must read

- Advertisement -

Sidoarjo, wartapoint – Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti gelaran Reuni Akbar dan Halal Bihalal Keluarga Besar Alumni Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Kabupaten Sidoarjo. Acara yang diinisiasi oleh Komunitas Guru Penggerak Kabupaten Sidoarjo ini menjadi momentum krusial untuk mempererat sinergi antar-pendidik sebagai agen perubahan.

​Mengangkat tema “Sucikan hati, jalin silaturahmi, saling komunikasi, dan bersinergi dalam kolaborasi,” kegiatan ini dihadiri oleh ratusan Guru Penggerak dari berbagai jenjang, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Kehadiran lintas jenjang ini menegaskan komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan inovatif di wilayah Sidoarjo.

​Dukungan Penuh dari Pemangku Kebijakan

​Acara ini tidak hanya sekadar ajang temu kangen, tetapi juga mendapat apresiasi tinggi dari para pemangku kebijakan. Hadir dalam kegiatan tersebut:

  • Dr. Tirto Adi, M.Pd (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo).
  • Kepala Bidang PTK Dinas Pendidikan Sidoarjo.
  • Perwakilan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sidoarjo.

​Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan nyata terhadap eksistensi Guru Penggerak yang selama ini menjadi garda terdepan transformasi pendidikan di daerah.

​Menjadi Motor Perubahan dan “Berlian” Pendidikan

​Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Tinus Hermawan, M.Pd, menekankan bahwa Guru Penggerak memikul tanggung jawab besar sebagai motor perubahan. Ia mendorong para sejawatnya untuk terus berinovasi dalam pembelajaran dan mengasah kemampuan manajerial di sekolah. Tinus juga menitipkan harapan agar Dinas Pendidikan terus memperhatikan kesejahteraan dan karir para Guru Penggerak.

​Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo, Dr. Tirto Adi, memberikan pesan yang membakar semangat. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai Guru Penggerak harus tetap hidup melampaui masa program pendidikan itu sendiri.

​”Meskipun Pendidikan Guru Penggerak (secara program) sudah tidak ada, namun semangatnya harus tetap menyala,” tegasnya.

​Ketua Komunitas Guru Penggerak Sidoarjo, Muheri Palwanto, M.Pd, menutup sesi motivasi dengan sebuah perumpamaan yang puitis namun kuat. Ia mengibaratkan para pendidik ini sebagai batu mulia.

​”Guru Penggerak ibarat berlian. Saat Kurikulum Merdeka, gemerlapnya luar biasa. Namun, apa pun nama kurikulum atau komunitasnya nanti, Guru Penggerak harus tetap bersinar dalam kondisi apa pun,” ungkap Muheri.

​Menatap Masa Depan Pendidikan Sidoarjo

​Reuni akbar ini diakhiri dengan sesi berbagi praktik baik (best practice), di mana para guru saling bertukar inspirasi mengenai metode pembelajaran kreatif yang telah mereka terapkan. Melalui kegiatan ini, Komunitas Guru Penggerak Sidoarjo berharap api inovasi tidak akan padam, demi mencetak generasi emas yang unggul di masa depan. (Dayat)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article