Halal Bihalal Perkumpulan Pensiunan Saduluran Sak Lawase Jawa Timur Dihadiri Ketua Umum UMKM Beserta Istri

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Semangat produktivitas tidak mengenal batasan usia. Hal ini terpancar jelas dalam acara Halal Bihalal Perkumpulan Pensiunan “Saduluran Sak Lawase” Jawa Timur yang digelar meriah di Hotel Regantris, Jalan Dr. Sutomo 79-81, Kota Surabaya, Minggu (12/4/2026).

​Acara yang menjadi ajang melepas rindu ini dihadiri oleh para purnabakti dari berbagai daerah di Jawa Timur, mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Gresik, hingga Lamongan. Suasana kekeluargaan semakin kental dengan hadirnya tokoh pemuda inspiratif, Ketua Umum UMKM Jawa Timur, Bapak Joni Desman, S.Kom., M.Kom., didampingi sang istri, Ibu Intan Dwi Kusumawardany.

Inspirasi Masa Tua: Pensiun Bukan Akhir, Tapi Awal Cerita Baru

​Dalam sambutannya, Joni Desman memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia atas undangan dan penyambutan yang luar biasa. Pemuda kelahiran Minang yang aktif di berbagai organisasi Jawa Timur ini membagikan wawasan strategis mengenai pentingnya menjaga produktivitas di masa tua.

“Pensiun bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari babak baru yang penuh peluang. Kami ingin mengubah pola pikir bahwa di masa purnabakti, Bapak dan Ibu tetap bisa mandiri secara finansial tanpa harus menguras fisik secara berlebihan,” ujar Joni

​Ia menceritakan pengalamannya saat berkunjung ke Madiun, di mana ia menemukan banyak pensiunan yang justru sukses menjadi pelaku UMKM. Ia pun juga menekankan tiga poin utama bagi para pensiunan:

  1. Kemandirian Finansial: Menghasilkan pendapatan tambahan di luar dana pensiun pokok.
  2. Kesehatan Mental & Fisik: Tetap aktif berwirausaha untuk menjaga fungsi kognitif dan kebugaran tubuh.
  3. Ruang Strategis: Menjadikan momentum silaturahmi seperti Halal Bihalal sebagai tempat berjejaring (networking) dan kolaborasi bisnis.

Peluang Usaha Minim Risiko

​Ketum UMKM Jatim ini juga membocorkan beberapa jenis usaha yang sangat cocok dan minim risiko bagi para pensiunan, di antaranya:

  • Kuliner Rumahan: Katering sehat atau pembuatan kue.
  • Urban Farming: Hidroponik dan budidaya tanaman hias.
  • Kerajinan Tangan (Craft): Memanfaatkan bahan daur ulang menjadi produk bernilai seni.
  • Jasa Konsultasi: Berbagi keahlian sesuai dengan bidang pekerjaan sebelum pensiun.

Joni juga mengimbau para hadirin agar selalu menjaga hubungan baik dan silaturahmi dengan siapapun karena silaturahmi merupakan ibadah mulia yang juga dapat menambah rezeki serta keberkahan dalam hidup.

Apresiasi dari Panitia Penyelenggara

​Ketua Panitia, Ibu Pujiati, menyampaikan rasa terima kasih dan haru atas kesediaan Bapak Joni Desman beserta istri untuk hadir memberikan motivasi.

​”Kami mewakili seluruh kru panitia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Joni Desman dan Ibu Intan. Kehadiran beliau memberikan warna dan semangat baru bagi kami. Terima kasih juga kepada seluruh rekan-rekan pensiunan yang telah hadir jauh-jauh dari berbagai kota di Jawa Timur untuk menyemarakkan acara ini,” ungkap Ibu Pujiati.

Kemeriahan Acara

​Tak hanya berisi materi edukatif, acara juga berlangsung dinamis dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Para peserta tampak antusias berkonsultasi mengenai langkah awal memulai usaha kecil-kecilan. Kemeriahan semakin lengkap dengan adanya hiburan live music yang membawa suasana menjadi lebih santai dan penuh tawa.

​Dengan semangat “Saduluran Sak Lawase”, acara ini membuktikan bahwa jalinan silaturahmi dapat menjadi motor penggerak ekonomi kreatif, sekaligus menjaga kebahagiaan di masa senja. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article