Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Saturday, May 9, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Semarak Hari Kartini di SD Muhammadiyah 22 Surabaya: Jurnalis Cilik Gali Makna Emansipasi

Must read

Surabaya, wartapoint – Suasana di SD Muhammadiyah 22 Surabaya pada Selasa (21/04/2026) tampak berbeda dari biasanya. Halaman sekolah berubah menjadi warna-warni oleh berbagai busana adat nusantara yang dikenakan oleh para siswa. Kemeriahan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Kartini yang jatuh tepat pada hari ini.

​Tim Ekskul Jurnalistik SD Muhammadiyah 22 pun tidak mau ketinggalan momen. Reporter cilik, Bintang Viviano Pabaya, berkesempatan mewawancarai salah satu siswi, Nesya Aqila Nugroho, untuk membagikan keseruannya di hari spesial ini.

Laporan Wawancara Eksklusif

Bintang: “Assalamualaikum, Nesya! Wah, cantik sekali hari ini. Menurutmu, apa bagian yang paling seru dari perayaan Hari Kartini di sekolah kita hari ini?”

Nesya: “Wa’alaikumussalam, Bintang! Terima kasih. Bagian yang paling seru menurutku adalah saat melihat teman-teman memakai baju adat yang berbeda-beda. Kita jadi tahu betapa banyaknya budaya di Indonesia, apalagi saat tadi ada pawai dan lomba-lomba di sekolah!”

Bintang: “Benar sekali, ya! Oh iya, kenapa kamu memilih memakai baju adat hari ini? Dan tadi persiapanmu dimulai dari jam berapa?”

Nesya: “Aku memilih baju adat ini karena aku ingin menghargai budaya daerah dan menghormati perjuangan Ibu Kartini. Untuk persiapannya, aku sudah bangun dari jam 05.30 pagi supaya bisa dandan dan memakai kebaya ini dengan rapi.”

Bintang: “Wah, perjuangan sekali ya bangun sepagi itu! Selain Ibu Kartini, siapa pahlawan perempuan yang paling kamu kagumi?”

Nesya: “Aku sangat mengagumi Cut Nyak Dien. Beliau adalah pejuang yang sangat berani dan teguh dalam membela tanah air.”

Bintang: “Keren! Lalu, bagaimana perasaanmu seharian memakai pakaian kebaya yang cantik ini?”

Nesya: “Rasanya senang sekali dan merasa bangga, meskipun jujur agak sedikit sulit bergerak dibandingkan pakai seragam biasa. Tapi karena hari ini spesial, aku merasa sangat percaya diri.”

Bintang: “Pertanyaan terakhir nih, apa sih harapan kamu dengan adanya peringatan Hari Kartini ini?”

Nesya: “Harapanku, semoga semua anak perempuan di Indonesia bisa terus bersekolah setinggi mungkin dan berani meraih cita-citanya, persis seperti yang diperjuangkan Ibu Kartini dulu.”

​Peringatan Hari Kartini di SD Muhammadiyah 22 Surabaya ini membuktikan bahwa semangat literasi dan emansipasi masih terus berkobar di hati para generasi muda. Semangat Kartini, semangat untuk terus belajar!

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article