
Mojokerto, wartapoint – Nyali dan ketangguhan siswa SMA Muhammadiyah 10 Surabaya (SMAMX) kembali teruji di level provinsi. Difie Ibrahim Naufal, siswa kelas XI SMAMX, berhasil naik ke podium juara setelah meraih posisi ketiga dalam ajang bergengsi Kejurprov Open Water Swimming (OWS) Jawa Timur yang berlangsung di Mojokerto baru-baru ini.
Berbeda dengan renang lintasan, kategori perairan terbuka menuntut fisik dan mental yang luar biasa. Difie harus berhadapan dengan arus air, suhu yang fluktuatif, serta jarak pandang terbatas di tengah persaingan ketat ratusan peserta lainnya. Namun, tantangan alam tersebut justru memicu adrenalin Difie untuk terus memacu kecepatannya hingga menyentuh garis finis di barisan depan.
Disiplin Tinggi Berbuah Manis
Prestasi ini disambut dengan rasa syukur mendalam oleh keluarga. Orang tua Difie mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari disiplin tinggi yang diterapkan putranya dalam membagi waktu antara bangku sekolah dan latihan keras.
”Melihat Difie berjuang di tengah perairan terbuka dan meraih posisi tiga besar tingkat provinsi adalah pencapaian luar biasa. Kami tahu betul perjuangannya. Terima kasih atas doa dan dukungan semua pihak,” ujar orang tua Difie dengan nada haru.
Sinergi Atlet dan Fasilitas Sekolah
Bagi Difie, medali perunggu ini merupakan hasil sinergi yang baik antara dirinya dengan pihak sekolah. Ia mengapresiasi fleksibilitas yang diberikan SMAMX melalui kelas olahraga terspesialisasi, yang memungkinkannya fokus bertanding tanpa tertinggal kewajiban akademik.
”SMAMX benar-benar memfasilitasi saya dan memberikan peluang lebar agar saya bisa fokus bertanding. Dukungan seperti inilah yang membuat kami para atlet merasa nyaman untuk terus berprestasi,” ungkap Difie.
Catatan Tim Pelatih
Koordinator Kelas Olahraga SMAMX, Coach Rendy, memberikan evaluasi positif terhadap performa anak asuhnya. Ia menilai Difie memiliki mentalitas “petarung” yang sangat kuat, sebuah modal krusial untuk cabang olahraga ekstrem seperti Open Water Swim.
”Difie menunjukkan progres yang signifikan. Juara 3 di Kejurprov ini adalah modal penting untuk naik ke level yang lebih tinggi. Kami akan terus mempertajam program latihan agar ke depannya raihan medali bisa ditingkatkan. Potensinya masih sangat besar,” tegas Coach Rendy.
Pencapaian Difie Ibrahim Naufal ini semakin mempertegas posisi SMAMX sebagai sekolah keberbakatan yang konsisten mencetak atlet-atlet potensial di kancah regional maupun nasional. Kini, Difie mulai membidik target baru di kompetisi tingkat nasional untuk terus mengharumkan nama sekolah dan Kota Surabaya.
SMAMX sek liyane ngko!





