Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Sunday, May 31, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Perkuat Ketahanan Pangan, Babinsa di Boyolali Dampingi Warga Budidaya Lele

Must read

Boyolali, wartapoint – Upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendongkrak perekonomian masyarakat desa terus digalakkan di tingkat akar rumput. Di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, TNI Angkatan Darat melalui Bintara Pembina Desa (Babinsa) turun langsung ke lapangan untuk mendampingi pelaku usaha mikro di sektor perikanan.

​Pada Selasa (26/05/2026), Babinsa Koramil 13/Nogosari Kodim 0724/Boyolali, Serka Wahyono, melaksanakan pendampingan langsung terhadap budidaya ikan lele milik warga bernama Suroto di Desa Glonggong, Kecamatan Nogosari. Kehadiran personel TNI ini menjadi wujud nyata komitmen aparat kewilayahan dalam mendukung kemandirian ekonomi warga binaan.

​Mengoptimalkan Potensi Ekonomi Desa

​Serka Wahyono menjelaskan bahwa pendampingan ini bertujuan agar masyarakat dapat mengelola usaha budidaya ikan air tawar secara lebih maksimal, terukur, dan berkelanjutan. Menurutnya, komoditas lele memiliki pangsa pasar yang luas dan potensi perputaran ekonomi yang menjanjikan jika dikelola dengan teknik yang tepat.

“Kami dari TNI berupaya hadir dan mendukung masyarakat secara langsung. Melalui pendampingan usaha seperti ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga serta masyarakat di sekitar lingkungan desa,” ujar Wahyono.

​Dalam kesempatan tersebut, Serka Wahyono tidak hanya meninjau lokasi, tetapi juga memberikan edukasi mengenai teknik budidaya lele yang baik dan ramah lingkungan. Beberapa aspek krusial yang dibahas meliputi:

  • Manajemen Kualitas Air: Cara menjaga sirkulasi dan kebersihan kolam agar ikan tidak mudah terserang penyakit.
  • Efisiensi Pakan: Pola pemberian pakan yang tepat waktu dan terukur demi menekan biaya produksi (Feed Conversion Ratio).
  • Perawatan Berkala: Teknik penyortiran ukuran ikan agar pertumbuhan merata hingga masa panen tiba.

​Dirasakan Manfaatnya oleh Peternak

​Dukungan langsung dari babinsa ini mendapat respons positif dari pelaku usaha. Suroto, pemilik kolam lele di Desa Glonggong, mengaku sangat terbantu dengan adanya asistensi dan bertukar pikiran dengan aparat TNI tersebut.

​Ia mengungkapkan, arahan yang diberikan membuka wawasan baru mengenai pengelolaan kolam yang lebih efektif dari yang selama ini ia jalankan secara konvensional.

​”Dengan bantuan Bapak Babinsa, kami jadi lebih paham bagaimana merawat ikan dengan baik dan mengelola kolam secara efektif agar hasil panennya nanti bisa lebih optimal,” kata Suroto.

​Menuju Kemandirian Pangan Lokal

​Melihat potensi yang ada, Serka Wahyono juga memanfaatkan momentum ini untuk memotivasi warga lain, khususnya di lingkungan RT 06 Desa Glonggong, agar ikut memanfaatkan lahan pekarangan mereka untuk budidaya ikan lele.

​Langkah ini diharapkan dapat menciptakan klaster ekonomi baru di tingkat desa. Dengan sinergi yang kuat antara aparat kewilayahan dan warga, budidaya lele di Desa Glonggong diproyeksikan mampu menjadi salah satu pilar ketahanan pangan lokal sekaligus sumber penghasilan alternatif yang berkelanjutan bagi masyarakat. (Agus)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article