Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Friday, June 12, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

A Million Memories, A Brighter Future: MI Muhammadiyah 25 Surabaya Lepas 116 Lulusan Berprestasi dan Beradab

Must read

Surabaya, wartapoint – Tangis haru, rasa syukur, dan kebanggaan berpadu dalam acara Apresiasi Prestasi dan Pelepasan Siswa Kelas VI MI Muhammadiyah 25 Surabaya Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung di Gedung At-Tauhid Tower Lantai 13 Universitas Muhammadiyah Surabaya, Sabtu (6/6/2026).

Mengusung tema “A Million Memories, A Brighter Future”, kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan enam tahun para siswa sekaligus gerbang menuju masa depan yang lebih luas dan penuh harapan.

Acara yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube MIM 25 TV tersebut berlangsung semarak melalui berbagai penampilan siswa, mulai atraksi Tapak Suci, tari tradisional, pildacil, penampilan tari dari panwis, penampilan ustadz ustadzah hingga pemutaran video kenangan yang mengajak seluruh hadirin mengenang jejak perjalanan para lulusan selama menempuh pendidikan di madrasah.

Momentum puncak acara ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan Kelulusan Tahun Ajaran 2025/2026. Sebanyak 116 siswa, yang terdiri atas 54 siswa putra dan 62 siswa putri, dinyatakan lulus 100 persen. Capaian tersebut menjadi wujud kesungguhan siswa, dedikasi guru, serta dukungan orang tua dalam membangun ekosistem pendidikan yang unggul dan berkemajuan.

Dalam sambutannya, Kepala MI Muhammadiyah 25 Surabaya, Ustadz Ferry Rismawan, M.Pd.I, menyampaikan bahwa keberhasilan siswa tidak hanya diukur dari nilai akademik, melainkan juga dari ketangguhan karakter yang mereka miliki.

“Anak yang hebat adalah anak yang pantang menyerah ketika menghadapi masalah. Jadilah seperti crayon dan spidol yang mampu mewarnai kehidupan dengan kebaikan dan manfaat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa ilmu dan adab merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan seorang pelajar.

“Ilmu itu penting, tetapi adab lebih penting. Apa yang telah diajarkan di MI Muhammadiyah 25 Surabaya hendaknya terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran, Surabaya, Ustadz Edy Susanto, M.Pd., mengungkapkan kebanggaannya terhadap lulusan MI Muhammadiyah 25 Surabaya yang dinilai telah tumbuh menjadi generasi yang memiliki pondasi aqidah, ibadah, dan akhlak yang baik.

“Kami bangga kepada anak-anak kelas VI yang luar biasa. Teruslah belajar dan jangan pernah berhenti menuntut ilmu. Hormatilah orang tua dan guru, karena keberkahan hidup berawal dari keduanya,” tuturnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh ustadz dan ustadzah yang selama ini mengabdikan diri dengan penuh kesabaran dan keteladanan dalam mendidik siswa.

Pesan senada disampaikan Wakil Ketua PCM Kenjeran, Drs. Shohih, M.M., yang mengajak orang tua untuk terus memperkuat pendampingan setelah anak-anak menyelesaikan pendidikan dasar.

“Setelah anak-anak kami serahkan kembali kepada orang tua, maka tugas pembinaan harus semakin diperkuat. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang taat kepada Allah, berbakti kepada orang tua, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Acara semakin bermakna melalui orasi ilmiah yang disampaikan Ustadz Diky Syadqumulloh, M.Hes. Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Surabaya, Dalam orasinya, beliau mengajak para lulusan menjadikan angka “25” sebagai filosofi kehidupan.

Angka dua dimaknai sebagai semangat mengejar cita-cita dunia untuk meraih kebahagiaan akhirat. Sedangkan angka lima mengandung lima pesan penting, yakni niat karena Allah, memperbanyak amal saleh, saling mengingatkan – menguatkan – mendoakan dalam kebaikan, bersabar menghadapi ujian, serta istiqamah menjaga kebaikan sepanjang hayat.

Menurutnya, keberhasilan sejati bukanlah ketika seseorang berhasil meraih prestasi semata, melainkan ketika mampu menjaga keimanan, akhlak, dan konsistensi dalam berbuat baik.

Selain prosesi pelepasan, madrasah juga memberikan penghargaan kepada para siswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, disiplin, dan semangat belajar yang telah mereka tunjukkan selama menempuh pendidikan.

Penganugerahan diberikan kepada siswa peraih nilai TKA terbaik, siswa berprestasi kategori akademik, serta siswa berprestasi kategori tahfiz. Penghargaan tersebut bukan sekadar simbol keberhasilan, melainkan bentuk pengakuan atas ikhtiar panjang yang dilalui siswa bersama para guru dan orang tua.

Lebih dari itu, apresiasi tersebut menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki keunggulan dan potensi yang berbeda-beda. Ada yang bersinar melalui prestasi akademik, ada yang mengharumkan madrasah melalui hafalan Al-Qur’an, dan ada pula yang menunjukkan keunggulan melalui kepemimpinan, kedisiplinan, maupun akhlak mulia.

Dalam perspektif pendidikan Muhammadiyah, prestasi bukan hanya tentang menjadi yang terbaik di atas kertas, melainkan tentang tumbuh menjadi manusia yang berilmu, beriman, berakhlak, dan siap memberi manfaat bagi sesama.

Kesan mendalam juga disampaikan oleh perwakilan wali murid, Muhammad Imron, ayahanda dari Aisyah Hanum Prameswari. Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh guru yang telah mendampingi anak-anak selama enam tahun.

Menurutnya, MI Muhammadiyah 25 Surabaya memiliki banyak program unggulan yang memberikan pengalaman berharga bagi siswa, salah satunya program student exchange ke Malaysia yang membuka wawasan global anak-anak sejak usia dini.

Selain itu, program pengajian keliling di rumah wali murid menjadi sarana mempererat ukhuwah antara sekolah dan keluarga, sementara kegiatan Mabit memberikan pengalaman spiritual yang membentuk kemandirian dan kebiasaan ibadah siswa.

“Atas nama wali murid, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh ustadz dan ustadzah yang telah membimbing anak-anak kami dengan penuh kesabaran dan kasih sayang. Hormatilah guru-guru kalian, karena dari tangan merekalah jalan kesuksesan itu dimulai,” pesannya.

Di penghujung acara, para siswa menyampaikan janji alumni, mempersembahkan lagu-lagu perpisahan, serta mengikuti prosesi salam-salim dengan para guru. Tangis haru yang mengiringi setiap pelukan dan jabat tangan menjadi bukti kuatnya ikatan emosional yang telah terbangun selama enam tahun kebersamaan.

Tema “A Million Memories, A Brighter Future” bukan sekadar rangkaian kata, melainkan cerminan perjalanan pendidikan yang telah membentuk karakter, memperkuat akhlak, dan menumbuhkan cita-cita para lulusan MI Muhammadiyah 25 Surabaya.

Enam tahun mungkin telah usai, tetapi nilai-nilai yang ditanamkan madrasah akan terus hidup dalam langkah mereka. Dari ruang-ruang kelas sederhana itulah lahir generasi yang diharapkan mampu menjadi pelajar berkemajuan, berprestasi, cinta Al-Qur’an, menghormati orang tua dan guru, serta siap menjadi penerang di tengah masyarakat.

Selamat kepada seluruh lulusan MI Muhammadiyah 25 Surabaya Tahun Ajaran 2025/2026. Semoga setiap langkah yang ditempuh menjadi jalan menuju masa depan yang lebih cerah, penuh keberkahan, dan membawa manfaat bagi umat, bangsa, dan persyarikatan Muhammadiyah. (Siti Islaha)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article