Buka Wisuda SD Muhammadiyah 24 Surabaya, Ketua PCM Wonokromo Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter Islam Berkemajuan

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Prosesi wisuda dan pelepasan 75 siswa kelas VI SD Muhammadiyah 24 Surabaya berlangsung dengan megah dan khidmat di Aula Mas Mansyur, Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Sabtu (6/6/2026). Acara ini resmi dibuka langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo Surabaya, Ir. H. Lukman Rahim.

​Kehadiran orang nomor satu di PCM Wonokromo tersebut memberikan motivasi besar, tidak hanya bagi para wisudawan, tetapi juga bagi para guru dan orang tua murid yang memadati aula.

​Resmi Membuka Prosesi Wisuda

​Dalam sambutannya sekaligus menandai dibukanya agenda tahunan ini secara resmi, Lukman Rahim menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran pimpinan dan ustadz/ustadzah SD Muhammadiyah 24 Surabaya yang konsisten mencetak generasi penghafal Al-Qur’an dan berprestasi.

​”Dengan memohon rida Allah SWT, bismillahirrahmanirrahim, agenda wisuda SD Muhammadiyah 24 Surabaya dengan ini resmi saya nyatakan dibuka. Semoga momentum ini menjadi berkah bagi masa depan anak-anak kita,” ucapnya.

​Pesan Eksistensi Kader dan Akhlak

​Sebagai ketua cabang yang membawahi sekolah-sekolah Muhammadiyah di wilayah Wonokromo, ia menitipkan pesan mendalam mengenai tantangan zaman. Ia mengingatkan bahwa lulus dari sekolah dasar barulah langkah awal dari perjalanan panjang membentengi diri di era digital.

​Ia pun juga berpesan agar para alumni tetap membawa kultur positif Muhammadiyah: tertib beribadah, santun kepada sesama, dan tangguh dalam menghadapi kompetisi di jenjang sekolah berikutnya. Karakter Islam berkemajuan harus tetap melekat erat di dada setiap lulusan.

​Harapan Sinergi Berkelanjutan

​Lebih lanjut, Lukman Rahim juga menaruh harapan besar kepada para orang tua agar tidak mengendurkan pengawasan dan pendampingan agama kepada anak-anak saat di rumah. Sinergi antara pendidikan formal di sekolah lanjutan dan pendidikan moral di lingkungan keluarga adalah kunci utama keberhasilan anak.

​Ia berharap 75 siswa yang diwisuda hari ini kelak akan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan, baik di persyarikatan Muhammadiyah maupun untuk bangsa dan negara. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article