Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Friday, June 12, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Buka Wisuda SD Muhammadiyah 24 Surabaya, Ketua PCM Wonokromo Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter Islam Berkemajuan

Must read

Surabaya, wartapoint – Prosesi wisuda dan pelepasan 75 siswa kelas VI SD Muhammadiyah 24 Surabaya berlangsung dengan megah dan khidmat di Aula Mas Mansyur, Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Sabtu (6/6/2026). Acara ini resmi dibuka langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo Surabaya, Ir. H. Lukman Rahim.

​Kehadiran orang nomor satu di PCM Wonokromo tersebut memberikan motivasi besar, tidak hanya bagi para wisudawan, tetapi juga bagi para guru dan orang tua murid yang memadati aula.

​Resmi Membuka Prosesi Wisuda

​Dalam sambutannya sekaligus menandai dibukanya agenda tahunan ini secara resmi, Lukman Rahim menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran pimpinan dan ustadz/ustadzah SD Muhammadiyah 24 Surabaya yang konsisten mencetak generasi penghafal Al-Qur’an dan berprestasi.

​”Dengan memohon rida Allah SWT, bismillahirrahmanirrahim, agenda wisuda SD Muhammadiyah 24 Surabaya dengan ini resmi saya nyatakan dibuka. Semoga momentum ini menjadi berkah bagi masa depan anak-anak kita,” ucapnya.

​Pesan Eksistensi Kader dan Akhlak

​Sebagai ketua cabang yang membawahi sekolah-sekolah Muhammadiyah di wilayah Wonokromo, ia menitipkan pesan mendalam mengenai tantangan zaman. Ia mengingatkan bahwa lulus dari sekolah dasar barulah langkah awal dari perjalanan panjang membentengi diri di era digital.

​Ia pun juga berpesan agar para alumni tetap membawa kultur positif Muhammadiyah: tertib beribadah, santun kepada sesama, dan tangguh dalam menghadapi kompetisi di jenjang sekolah berikutnya. Karakter Islam berkemajuan harus tetap melekat erat di dada setiap lulusan.

​Harapan Sinergi Berkelanjutan

​Lebih lanjut, Lukman Rahim juga menaruh harapan besar kepada para orang tua agar tidak mengendurkan pengawasan dan pendampingan agama kepada anak-anak saat di rumah. Sinergi antara pendidikan formal di sekolah lanjutan dan pendidikan moral di lingkungan keluarga adalah kunci utama keberhasilan anak.

​Ia berharap 75 siswa yang diwisuda hari ini kelak akan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan, baik di persyarikatan Muhammadiyah maupun untuk bangsa dan negara. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article