Surabaya, wartapoint – Sebagai upaya nyata dalam mencetak generasi muda yang inklusif dan menghargai keberagaman, sejumlah mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur menggelar kegiatan penguatan nilai-nilai moderasi beragama. Kegiatan ini menyasar anak-anak di Panti Asuhan Ulul Azmi, Surabaya, pada Kamis (4/6/2026).
Ketua Pelaksana Kegiatan, Salma Aliyyah Apriliani, menegaskan bahwa penanaman nilai toleransi harus dimulai sejak dini dari lingkungan terdekat, termasuk lingkungan rumah dan panti asuhan. Melalui program ini, diharapkan tumbuh sikap saling menghargai, mencegah perilaku perundungan (bullying), serta mempererat tali silaturahmi antar-sesama.
“Sasaran kegiatan ini tidak hanya ditujukan kepada anak-anak panti asuhan, tetapi juga menjadi sarana refleksi bagi kami sebagai mahasiswa agar senantiasa menjunjung tinggi sikap toleransi dan tidak membeda-bedakan,” ujar Salma.
Edukasi Interaktif Lewat Animasi dan Gim
Untuk menghadirkan suasana yang hangat dan menyenangkan, para mahasiswa mengemas penyampaian materi secara interaktif. Kegiatan diawali dengan sesi perkenalan agar anak-anak panti merasa nyaman dan membaur dengan para mahasiswa.
Selanjutnya, anak-anak dibagi ke dalam dua kelompok kecil. Di masing-masing kelompok, materi moderasi beragama disampaikan secara visual melalui presentasi salindia (PPT) dan pemutaran film kartun bertema toleransi.
Tak hanya mendengarkan, keceriaan anak-anak memuncak saat memasuki sesi gim tebak-tebakan interaktif mengenai materi yang telah disampaikan. Anak-anak yang berhasil menjawab pertanyaan pun mendapatkan hadiah apresiasi dari para mahasiswa, sebelum kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama.
Implementasi Teori Bangku Kuliah
Salah satu mahasiswi yang terlibat, Sabrina Alif Azzahra, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat dari ilmu yang mereka dapatkan di bangku perkuliahan.
”Materi yang kami berikan ini bersumber dari mata kuliah Agama Islam. Kami ingin ilmu yang didapatkan di perkuliahan tidak berhenti di diri kami sendiri, tetapi bisa menyebar dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” kata Sabrina.
Ia menambahkan, interaksi langsung ini juga memberi pelajaran berharga bagi mahasiswa tentang bagaimana merawat kerukunan, kedamaian, dan keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk.
Apresiasi Pengurus dan Dukungan Akademis
Aksi nyata para mahasiswa ini mendapat sambutan hangat dari pihak panti asuhan. Salah satu ibu pengurus Panti Asuhan Ulul Azmi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kunjungan, limpahan ilmu, serta dedikasi yang ditunjukkan oleh mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur.
Di tempat terpisah, Dr. Taufikurrahman, S.Pd., M.Pd., selaku dosen pengampu mata kuliah Agama Islam, menjelaskan bahwa proyek sosial ini memang dirancang untuk melatih kepekaan sosial mahasiswa.
”Project Moderasi Beragama ini bertujuan menumbuhkan sikap toleransi, saling menghormati, dan menghargai perbedaan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar menerapkan nilai-nilai tersebut secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat,” papar Taufikurrahman.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga sosial seperti ini, ia berharap akan lahir generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia, berpikiran terbuka, mampu bekerja sama dalam keberagaman, serta aktif menjaga persatuan NKRI. (Red)





