Surabaya, wartapoint – Menyambut pergantian tahun baru Islam 1448 Hijriah, Masjid Remaja yang berlokasi di Jalan Kalilom Lor 3/41, Surabaya, menggelar agenda “Kajian Ahad Pagi Spesial” pada Ahad (7/6/2026).
Acara yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini menghadirkan tokoh nasional sekaligus Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005–2015, Prof. KH. M. Din Syamsuddin, M.A., Ph.D., sebagai pembicara utama dengan tema “Membangun Karakter Muslim Sejati“.
Sebagai agenda besar yang menyedot antusiasme tinggi dari warga Muhammadiyah dan masyarakat umum se-Kota Surabaya, personel Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Kota Surabaya diterjunkan penuh untuk memastikan acara berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.
Komitmen KOKAM dalam Kesiapsiagaan Acara
Sekretaris KOKAM Kota Surabaya, Syaiful Jabbar, menyampaikan bahwa kehadiran KOKAM dalam agenda ini merupakan bentuk komitmen mengawal syiar Islam serta menjaga marwah organisasi.
Menurutnya, momentum menyambut tahun baru 1448 H ini harus dikawal dengan kesiapan fisik dan mental yang matang dari para personel.
”Kami dari KOKAM Kota Surabaya selalu siap sedia mengamankan jalannya kajian-kajian strategis seperti ini. Kehadiran Ayahanda Din Syamsuddin adalah magnet bagi jamaah, sehingga fokus utama kami adalah memastikan alur kedatangan jamaah, ketertiban di dalam maupun luar masjid, serta keamanan tokoh terjaga dengan berlapis,” ujar Jabbar.
Jabbar juga menambahkan bahwa tema “Membangun Karakter Muslim Sejati” yang diangkat dalam kajian ini sangat relevan dengan nafas perjuangan KOKAM. Karakter disiplin, tangguh, dan berakhlak mulia merupakan pilar yang terus ditanamkan kepada setiap anggota KOKAM dalam mengabdi pada perserikatan, bangsa, dan negara.
Sinergi dan Antusiasme Jamaah
Berdasarkan pantauan di lapangan, wilayah sekitar Jalan Kalilom Lor sudah dipadati jamaah sejak pagi hari sebelum pukul 07.00 WIB. Personel KOKAM yang bersinergi dengan panitia lokal Masjid Remaja tampak sigap mengatur arus lalu lintas dan area parkir guna mencegah terjadinya kemacetan.
Melalui pengawalan ketat namun humanis dari KOKAM Surabaya, ratusan jamaah dapat menyerap materi yang disampaikan oleh Prof. Din Syamsuddin dengan nyaman dan tertib hingga akhir acara. (yupan)





