Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Friday, June 12, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Suroboyo 10K 2026: Menguji Nyali di Rute Panas, Menggerakkan Ekonomi Kota Pahlawan

Must read

Surabaya, wartapoint – Gelaran perdana ajang lari Suroboyo 10K sukses menyedot perhatian ribuan pencinta olahraga lari dari berbagai daerah. Sebanyak 3.000 peserta memadati kawasan Balai Kota Surabaya pada Minggu (7/6/2026) pagi, untuk ambil bagian dalam ajang yang menjadi seri kedua dari rangkaian The Ultimate 10K Series tersebut.

​Meski harus menantang cuaca panas yang menjadi ciri khas Kota Surabaya, semangat para pelari sama sekali tidak surut. Berdasarkan data panitia, sekitar 97 persen peserta yang memulai lomba dari garis start berhasil menuntaskan rute hingga menyentuh garis finis (finisher).

​Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, menilai ajang ini memiliki prospek besar untuk dikembangkan menjadi salah satu agenda wisata olahraga (sport tourism) unggulan di Kota Pahlawan.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Ini menunjukkan Surabaya memiliki budaya hidup sehat yang kuat dan potensi besar untuk mengembangkan event olahraga berskala nasional,” ujar Syamsul.

​Karakter Pelari Surabaya: Berani dan Kompetitif

​Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Adi Prinantyo, mengamati bahwa Surabaya memiliki karakter penonton dan peserta yang berbeda dibanding kota-kota lain dalam rangkaian The Ultimate 10K Series. Menurut Adi, para pelari di Surabaya dikenal lebih berani memacu kecepatan dan menantang batasan kemampuan diri mereka.

​“Atmosfer kompetitifnya terasa lebih kuat. Karakter pelarinya benar-benar mencerminkan semangat wani (berani) khas Surabaya,” kata Adi.

​Apresiasi senada juga datang dari Ketua Komisi Pemassalan PB PASI, Satyo Haryo Wibisono. Ia menilai manajemen penyelenggaraan lomba berjalan dengan sangat baik dan mampu menghadirkan pengalaman berlari yang positif serta aman bagi seluruh peserta.

​Dampak Multiplier Effect bagi UMKM Lokal

​Selain menjadi panggung kompetisi fisik, Suroboyo 10K juga dirancang untuk membawa dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat. Keterlibatan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui area “bjb Teras Lokal” menjadi salah satu daya tarik utama yang mewarnai pekan balapan (race weekend).

​SEVP Korporasi dan Komersial bank bjb, Isa Anwari, menjelaskan bahwa kehadiran para pelaku UMKM tidak hanya membuat atmosfer acara menjadi lebih hidup, tetapi juga membuka keran promosi dan transaksi riil bagi sektor usaha lokal.

Event olahraga seperti ini tidak hanya menyehatkan masyarakat, tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi yang positif,” tutur Isa.

​Keberhasilan penyelenggaraan perdana Suroboyo 10K ini menjadi modal penting bagi Pemerintah Kota Surabaya untuk terus menginisiasi agenda olahraga berskala nasional di masa depan. Setelah sukses di Surabaya, rangkaian The Ultimate 10K Series dijadwalkan akan berlanjut ke kota berikutnya guna terus mendorong pertumbuhan budaya lari sekaligus memperkuat sektor sport tourism di Indonesia. (Armand)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article