Surabaya, wartapoint – Prosesi Purnawidya Angkatan ke-52 SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD MuhlaS) yang berlangsung di Auditorium AR. Fakhruddin lantai 4 pada Kamis (11/6/2026) kian sarat makna. Melengkapi kebahagiaan 117 lulusan kelas 6, Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan, Dr. Izza Anshori, S.T., M.T., hadir memberikan pembekalan strategis bagi masa depan para siswa.
Dalam sambutannya, Izza Anshori mengingatkan para lulusan bahwa kesuksesan yang mereka rayakan hari ini tidak lepas dari restu dan spiritualitas orang tua. “Kebahagiaan ini jangan dilupakan, adalah berkat air mata, doa-doa Ibu-Ibu dan Bapak-Bapak semuanya yang bangun sepertiga malam berdoa untuk kesuksesan adik-adik semua,” tuturnya. Ia juga mengapresiasi dedikasi para guru yang telah sabar mendampingi siswa sejak kelas 1 hingga kelas 6.
Menghadapi Masa Depan dengan “3A”
Sebagai modal utama bagi para alumni muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan mandiri, Izza Anshori menitipkan tiga poin penting yang dirangkum dalam filosofi 3A:
- Akal (Ilmu): ia menekankan bahwa proses menuntut ilmu tidak boleh terhenti dengan kelulusan sekolah dasar. “Ilmu yang telah dipelajari jangan sampai berhenti sampai kelas 6, tapi lanjut nanti di SMP ya terus belajar,” tegasnya.
- Amal: Ilmu yang diperoleh harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya melalui tertib beribadah. Ia mengumpamakan ilmu seperti teko air; jika airnya tidak dituangkan (diamalkan), maka lama-kelamaan akan kotor. Namun, jika terus dituangkan untuk kebermanfaatan, air tersebut akan terus jernih karena akan selalu diisi kembali.
- Akhlak: Nilai-nilai moral, tata krama, serta rasa hormat kepada orang tua dan sesama yang telah diajarkan di SD MuhlaS harus terus dipraktikkan di mana pun berada.
Apresiasi Program SMP Muhammadiyah 11 Surabaya
Dalam kesempatan yang sama, Izza Anshori memuji hasil karya tata rias para guru dan siswa bermotivasi tinggi yang sempat ditampilkan lewat tayangan video. Ia menjelaskan bahwa ekosistem pendidikan Muhammadiyah di Krembangan—termasuk di tingkat SMP—telah dirancang untuk mewadahi keberagaman potensi anak melalui berbagai program peminatan, seperti Desain Komunikasi Visual (DKV)/multimedia, tata boga, tata rias, hingga program mekanik/perbengkelan.
”Kalau intan permata, di mana pun tempatnya akan terus bersinar dan bercahaya,” ujarnya memotivasi para siswa agar tidak ragu melanjutkan pendidikan ke SMP Muhammadiyah 11 Surabaya yang memiliki fokus kuat pada pengembangan soft skills dan keterampilan praktis.
Pesan Keteguhan dan Optimisme
Menutup sambutannya, Izza Anshori mengutip pesan bijak dari ulama besar Ibnu Atha’illah dalam kitab Al-Hikam agar para orang tua dan siswa tidak berputus asa jika ada harapan atau target akademis yang belum tercapai. Ia mengingatkan bahwa Allah SWT selalu memberikan jawaban atas doa pada waktu, tempat, dan pilihan yang paling tepat.
”Saya selaku Ketua Dikdasmen PCM Krembangan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak/Ibu guru, Kepala Sekolah, serta Bapak/Ibu wali murid yang telah menitipkan anaknya untuk disekolahkan di SD Muhammadiyah 11 Surabaya. Harapan saya, setelah lulus SD nanti bisa langsung memilih melanjutkan ke SMP Muhammadiyah 11 Surabaya. Semoga Allah memberikan pilihan-pilihan yang terbaik untuk anak-anak kita menjadi orang yang sukses dunia dan akhirat,” pungkasnya. (yupan)





